Jenazah Pramugari Florencia Lolita Wibisono Diterbangkan ke Manado Malam Ini untuk Dimakamkan
- Antara/Putra M. Akbar
Jakarta, tvOnenews.com - Jenazah pramugari pesawat ATR 42-500 Florencia Lolita Wibisono alias Olen (33) disemayamkan di rumah duka Grand Heaven Pluit, Jakarta Utara, Kamis (22/1/2026).
Pihak keluarga mengungkap, jika jenazah sang pramugari rencananya akan dimakamkan di Manado, pada Sabtu (24/1/2026) lusa.
Hal itu diungkap langsung oleh kakak ipar Florencia, Felix Agoes kepada wartawan di rumah duka tadi siang.
Felix juga mengatakan, jenazah Florencia baru tiba di Jakarta pada pukul 02.00 dini hari.

- Kolase tvOnenews.com/ TikTok @florencia.lolita
"Kami baru saja melakukan ibadah penghiburan bagi keluarga ya," katanya.
Lebih lanjut, Felix mengatakan pihak keluarga telah sepakat untuk memakamkan jenazah Florencia di tanah kelahirannya, Tondano, Manado, Sulawesi Utara.
Pemekamannya sendiri akan dilangsungkan pada Sabtu (24/1/2026) nanti.
"Dimakamkannya di Tondano, di Manado, karena memang Olen besarnya lama di sana. Jadi ada di Tondano," ungkapnya.
Selain itu, Felix mengatakan jika jenazah Florencia akan diterbangkan ke Manado malam ini.
Di sana, keluarga besar akan Kembali menggelar ibadah sekaligus penghormatan terkahir sebelum jenazah sang pramugari dikebumikan.
"Kami akan bawa nanti malam dengan kargo lagi, dan kami beberapa keluarga juga mewakili untuk ada di sana besok," ujar Felix.
"Ada ibadah lagi sehingga hari Sabtu baru pemakamannya," pungkasnya.
DNA Cocok
Korban kedua kecelakaan pesawat ATR 42-500 teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono.
Kepala Biddokkes Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Haris mengatakan dentifikasi dilakukan melalui proses pemeriksaan yang melibatkan tim gabungan, termasuk unsur medis dan forensik, sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Dengan teridentifikasinya Florencia Lolita Wibisono, jumlah korban yang telah diketahui identitasnya kini bertambah.
"Jenazah dengan nomor postmortem 62B.01 cocok dengan antemortem nomor AM004 teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono," kata Haris di Kota Makassar, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari, data gigi, properti, hingga ciri medis.
"Jenazah itu diidentifikasi melalui sidik jari, data gigi, properti, dan ciri medis," lanjutnya.
Kondisi jenazah yang relatif baik sangat membantu proses identifikasi. Terutama pada pembacaan sidik jari yang masih jelas.
"Kemarin jenazah masih dalam keadaan bagus sehingga untuk papiler yang ada di sidik jari masih bisa berbaca kemudian dengan alat peralatan yang kami miliki bisa langsung membaca identitas yang bersangkutan," tambahnya.
Florencia merupakan pramugari yang berusia 33 tahun dan beralamat di Oak Tower, Pulo Gadung, Jakarta Timur. (muu)
Load more