GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak Komunikasi Terakhir Pilot ATR 42-500 dengan ATC Sebelum Hilang Kontak, Ternyata Ini yang Terjadi

Berdasarkan temuan awal di lokasi kejadian, pesawat diduga menghantam bukit atau lereng sebelum akhirnya hancur.
Selasa, 20 Januari 2026 - 10:38 WIB
Tim SAR Gabungan menujukkan serpihan mesin pesawat ATR 42-500 usai menabrak lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Minggu (18/1).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membeberkan dugaan awal penyebab kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, perbatasan Pangkep–Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). 

Berdasarkan temuan awal di lokasi kejadian, pesawat diduga menghantam bukit atau lereng sebelum akhirnya hancur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, serpihan pesawat yang ditemukan menguatkan dugaan adanya benturan awal dengan kontur pegunungan. 

“Ada dugaan kuat pesawat menghantam bukit atau lereng,” ujar Soerjanto, dikutip Selasa (20/1/2026).

Soerjanto menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, pilot masih berupaya mengendalikan pesawat. Namun, kondisi cuaca buruk diduga membuat pesawat tidak berada dalam kendali penuh. 

“Pilot masih bisa melakukan kontrol, tetapi tidak dalam kendali penuh,” jelasnya.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) mengungkapkan pesawat ATR 42-500 yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sempat keluar dari jalur pendekatan pendaratan sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak.

Berdasarkan catatan Ditjen Hubud, pada pukul 04.23 UTC pesawat yang terbang dari Yogyakarta (JOG) menuju Makassar (UPG) diarahkan oleh Air Traffic Control (ATC) Makassar untuk melakukan pendekatan ke runway 21 Bandara Sultan Hasanuddin. Namun, posisi pesawat terdeteksi tidak sesuai dengan prosedur navigasi yang berlaku.

“Dalam proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi,” demikian pernyataan resmi Ditjen Hubud, Sabtu (17/1/2026).

Meski sejumlah instruksi lanjutan telah disampaikan, komunikasi dengan pesawat yang dipiloti Pilot in Command Capt. Andy Dahananto terputus sesaat setelah arahan terakhir diberikan oleh ATC.

KNKT menegaskan, hingga kini pihaknya belum menarik kesimpulan final terkait penyebab kecelakaan. Penetapan penyebab resmi baru akan dilakukan setelah seluruh analisis bukti fisik di lokasi kejadian serta data perekam penerbangan atau kotak hitam (black box) rampung diperiksa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami baru bisa menyimpulkan penyebab pastinya setelah seluruh data dan bukti fisik terkumpul,” tegas Soerjanto.

Diketahui, pesawat ATR 42-500 tersebut jatuh di kawasan pegunungan Sulawesi Selatan. Sejumlah saksi mata yang merupakan pendaki mengaku melihat pesawat terbang rendah sebelum menghantam lereng gunung dan memicu ledakan. Temuan ini menjadi bagian penting dalam proses investigasi yang masih terus berlangsung. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT