Medan Berat dan Cuaca Buruk Adang Pencarian Pesawat Indonesia Air Transport, Gubernur Sulsel: Kami Mohon Doa
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) langsung mengambil langkah taktis dengan mengerahkan tim gabungan guna menyisir keberadaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport.
Pencarian difokuskan pada wilayah antara Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) pada Sabtu (17/1) sore.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait demi mempercepat evakuasi dan penanganan di titik lokasi kejadian.
Selain personel Basarnas, pemerintah juga telah menyiagakan tiga unit ambulans lengkap dengan tenaga medis profesional di posko terdekat.
Andi Sudirman mengungkapkan bahwa tim pencari menghadapi tantangan yang tidak mudah di lapangan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pangdam, Kapolda serta tim Pemprov Sulsel untuk bergerak cepat. Heli pencarian serta tim darat menuju indikasi lokasi tapi terhambat medan dan cuaca,” tuturnya saat memberikan keterangan di Makassar.
Kondisi geografis yang ekstrem serta cuaca yang tidak menentu menjadi faktor penghambat utama bagi tim gabungan dalam menjangkau titik koordinat yang diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat.
Meski demikian, upaya maksimal terus dilakukan baik lewat jalur udara maupun darat.
Di tengah proses pencarian, muncul laporan dari masyarakat setempat mengenai adanya temuan serpihan yang disinyalir merupakan bagian dari pesawat tersebut.
Namun, Gubernur mengingatkan agar publik tetap tenang dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum ada verifikasi resmi dari tim ahli.
“Kami kepada semua warga untuk mendoakan yang terbaik dan bersabar. Ada penemuan serpihan sebagai petunjuk dalam pencarian dari warga, tapi kita tetap menunggu informasi resmi dari tim SAR. Harap semua bersabar,” ujar Andi Sudirman.
Pemprov Sulsel berkomitmen untuk terus memperbarui informasi terkait perkembangan pencarian ini secara berkala.
Seluruh proses penanganan dipastikan berjalan sesuai dengan prosedur keselamatan standar dan dalam koordinasi terpadu antarlembaga. (ant/dpi)
Load more