News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komunikasi Terakhir Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet dengan Sang Ibu Terungkap, Sempat Kirim Foto dan Bicara soal Suasana di Sana

Komunikasi terakhir Syafiq Ali (18) pendaki Gunung Slamet dengan sang ibu diungkapkan kakak Syafiq. Ternyata sempat kirim foto dan membicarakan soal suasana di sana.
Jumat, 16 Januari 2026 - 06:57 WIB
Gunung Slamet
Sumber :
  • Sumarwoto-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komunikasi terakhir Syafiq Ali (18) pendaki Gunung Slamet dengan sang ibu diungkapkan kakak Syafiq. 

Ternyata Syafiq sempat mengirimkan foto dan bicara soal suasana di sana. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Naufal Hisyam (24), kakak Syafiq, mengatakan ada perbedaan tujuan yang disampaikan adiknya. 

Awalnya, di tanggal 27 Desember 2025 lalu, Syafiq meminta izin untuk mendaki Gunung Sumbing, bukan Gunung Slamet. 

Pihak keluarga mengetahui gunung yang didaki Syafiq dan temannya, yakni Himawan adalah Gunung Slamet dari foto yang dikirim.

"Waktu itu (27 Desember 2025) bilangnya mau pergi ke Gunung Sumbing awalnya. Terus ternyata tiba-tiba di Gunung Slamet. Ngefotoin ada di basecamp Gunung Slamet itu," ujarnya, Jumat (2/1/2026).

Naufal mengatakan keluarga terkejut karena adanya perbedaan tujuan dari yang diucapkan saat meminta izin mendaki. 

Namun, karena sudah terlanjur berangkat dan sudah sampai di basecamp itu, akhirnya pihak keluarga pun mengizinkan. 

"Terus ibu saya kan sebenarnya agak kaget kok bisa-bisanya sampai di Gunung Slamet. Terus ya sudah ibu saya iyain aja karena sudah terlanjur sampai di sana,” kata dia. 

Komunikasi Syafiq dengan keluarganya pun berlanjut. Kali ini, ibu dan Syafiq bicara soal waktu pendakian dan suasana di sana. 

Syafiq mengatakan kalau dia akan mulai mendaki ke atas pukul 23.00 WIB. Dia juga mengatakan kalau suasana di gunung itu ramai karena ada pendaki lainnya. 

“Terus ditanya sama ibu saya naik ke atas jam berapa. Katanya jam 11 malam. Terus ramai enggak? Katanya ramai, bareng-bareng, ada yang lainnya," ungkap Naufal. 

Komunikasi pun berlanjut. Ibu Syafiq bertanya kapan anaknya itu akan pulang. Syafiq pun menjawab kalau dia akan pulang tanggal 28 Desember 2025. 

Pasalnya, Syafiq tidak berencana untuk nge-camp saat itu. Berangkat tanggal 27 Desember 2025 dan seharusnya sudah pulang tanggal 28 Desember 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, hingga tanggal 28 Desember 2025, keluarga belum mendapatkan kabar apapun dari Syafiq. 

"Terus ditanya pulangnya kapan? Katanya Minggu sore. Itu kan berangkatnya hari Sabtu tanggal 27. Harusnya kan pulangnya tanggal 28 gitu. Soalnya adik saya posisinya tektok bukan nge-camp. Terus ditungguin sampai Minggu kok enggak ada kabar," ucapnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral