News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Proses Panjang Evakuasi Syafiq Ali dari Gunung Slamet, Tim SAR Ungkap Kondisi Jenazahnya

Basarnas mengungkapkan proses panjang evakuasi Syafiq Ali (18) pemuda pendaki Gunung Slamet yang sempat hilang. Ia berhasil ditemukan pada Rabu (14/1/2026).
Kamis, 15 Januari 2026 - 17:59 WIB
Proses evakuasi pendaki Gunung Slamet, Syafiq Ali
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Budiono mengungkapkan proses evakuasi panjang yang dilakukan untuk membawa jenazah pendaki Gunung Slamet, Syafiq Ali (18).

Diketahui, jenazah Syafiq sebelumnya berhasil ditemukan pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 10.49 WIB di sekitar Pos 9.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lokasi jatuhnya Ali berada sisi selatan lereng di jalur turun menuju BC (basecamp) Gunung Malang yang berarti bukan jalur saat Ali mendaki yakni via BC Dipajaya," kata Budiono, Kamis (15/1/2026).

Ia mengatakan, disebabkan oleh faktor cuaca serta medan terjal, proses evakuasi terhadap siswa kelas XII SMAN 5 Magelang itu baru bisa dilakukan pada Kamis (15/1/2026) pagi.

Tim SAR turun sekitar pukul 07.00 WIB dan bahu membahu membawa tubuh Syafiq untuk kembali naik. Jenazah kemudian dibawa ke BC Gunung Malang Purbalingga.

Cuaca hari ini di lokasi cukup cerah sehingga proses evakuasi berlangsung lancer. Diketahui, jenazah Ali sampai di BC Gunung Malang sekitar pukul 14.30 WIB.

Budiono menjelaskan, kondisi jenazah pemuda 18 tahun itu dalam kondisi baik sehingga mudah dikenali.

"Alhamdulillah kondisi jenazah saat ditemukan masih utuh sehingga mudah untuk dikenali," kata dia.

Adapun terkait penyebab meninggalnya, Budiono mengatakan nantinya kan disampaikan oleh pihak RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.

"Untuk penyebab meninggalnya korban dari Rumah Sakit Goeteng Purbalingga yang akan merilisnya," katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Budiono pun menyampaikan apresiasi kepada tim SAR gabungan yang berhasil menemukan jenazah Ali setelah 17 hari pencarian.

Ia berharap supaya kejadian serupa tidak akan terjadi lagi ke depannya. 

Sebelumnya, Syafiq dan temannya bernama Himawan pergi mendaki Gunung Slamet pada 27 Desember 2025.

Keduanya berencana untuk kembali turun pada 28 Desember 2025. Sesampainya di puncak, keduanya pun kembali turun.

Berawal dari situlah masalah mulai muncul. Di tengah jalan, Himawan merasa kakinya kram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syafiq pun berusaha turun terlebih dulu untuk mencari bantuan untuk temannya. Namun, setelah keduanya berpisah Himawan tak bisa lagi menghubungi temannya itu.

Akhirnya, Himawan bergerak ke pos terdekat dan ditemukan relawan pada 30 Desember 2025. Setelah Himawan ditemukan, pencarian terhadap Syafiq pun dilanjutkan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Nilai Tak Butuh JPO Sarinah, Halte Transjakarta MH Thamrin Masih Ramah Disabilitas

Warga Nilai Tak Butuh JPO Sarinah, Halte Transjakarta MH Thamrin Masih Ramah Disabilitas

Jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Mall Sarinah, Jakarta Pusat, kembali dibangun atas arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Polri Cium Ada Kecurangan di Kasus Gagal Bayar DSI, Dana Lender Diduga Dialihkan ke Perusahaan Terafiliasi

Polri Cium Ada Kecurangan di Kasus Gagal Bayar DSI, Dana Lender Diduga Dialihkan ke Perusahaan Terafiliasi

Bareskrim Polri menemukan adanya dugaan praktik kecurangan dalam kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Penyebaran penyakit kusta di Indoneia mulai terbilang mengkhawatirkan dengan menduduki peringkat ke-3 di dunia jumlah penderitanya.
Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Penyebaran penyakit kusta di Indoneia mulai terbilang mengkhawatirkan dengan menduduki peringkat ke-3 di dunia jumlah penderitanya.
BK DPR RI: Draf RUU Perampasan Aset Terdiri dari 8 Bab dan 62 Pasal

BK DPR RI: Draf RUU Perampasan Aset Terdiri dari 8 Bab dan 62 Pasal

DPR RI mulai mematangkan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset terkait tindak pidana.
Isu Child Grooming Mengkhawatirkan, DPR Bakal Gelar Rapat Khusus

Isu Child Grooming Mengkhawatirkan, DPR Bakal Gelar Rapat Khusus

Fenomena child grooming yang belakangan ramai di media sosial akhirnya masuk radar DPR RI.

Trending

Isu Child Grooming Mengkhawatirkan, DPR Bakal Gelar Rapat Khusus

Isu Child Grooming Mengkhawatirkan, DPR Bakal Gelar Rapat Khusus

Fenomena child grooming yang belakangan ramai di media sosial akhirnya masuk radar DPR RI.
Apa Kabar Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh, Kini Jadi Sorotan karena Tim Asuhannya Pegang Rekor Clean Sheet

Apa Kabar Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh, Kini Jadi Sorotan karena Tim Asuhannya Pegang Rekor Clean Sheet

Jadi simbol kejayaan Persipura Jayapura di masa keemasannya, setelah lama gantung sepatu, bagaimana kabar dan kesibukan Bio Paulin saat ini?
3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Ternate, Maluku Utara Kamis (15/1/2026).
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Selamat dari Pendakian di Gunung Slamet, Himawan Bikin Netizen Geram karena Jawabannya Berubah-ubah

Selamat dari Pendakian di Gunung Slamet, Himawan Bikin Netizen Geram karena Jawabannya Berubah-ubah

Usai viral kabar penemuan jasad Syafiq Ali kemarin, netizen mulai menyoroti jawabannya Himawan yang berubah-ubah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT