Kadishub Pastikan Tahun Ini Tidak Ada Kenaikan Tarif TransJakarta
- antara
Jakarta, tvOnenews.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mewacanakan kenaikan tarif TransJakarta menjadi Rp5.000. Wacana ini masih dalam kajian.
Namun, Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan bahwa rencana kenaikan tarif TransJakarta itu belum akan diterapkan pada tahun ini.
“Sampai saat ini belum ada rencana kenaikan tarif TransJakarta,” kata Syafrin, dikutip Kamis (15/1/2026).

- Syifa Aulia/tvOnenews
Di sisi lain, dia mengungkapkan subsidi untuk transportasi massal dari APBD DKI Jakarta pada tahun ini mengalami kendala akibat efisiensi.
Untuk TransJakarta sendiri misalnya, Syafrin menyebut subsidi yang diberikan hanya cukup menutupi sampai September 2026.
“Untuk TransJakarta sendiri itu kami perhitungkan itu baru sekitar, bisa meng-cover sekitar 9 bulan,” kata dia.
Dia menjelaskan hal ini terjadi lantaran adanya pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp15 triliun untuk tahun ini.
“Sehingga untuk anggaran TransJakarta maupun MRT dan LRT itu belum bisa full diakomodir dalam APBD,” tutur Syafrin.
Adapun rencana kenaikan tarif dari Rp3.500 menjadi Rp5.000 ini berhembus pada tahun 2025. Kenaikan tarif didasarkan atas pertimbangan sejumlah aspek.
“Untuk kenaikan tarif Transjakarta masih dalam tahap kajian, juga melihat situasi dan kondisi yang ada,” kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Ujang Harmawan dikutip dari Antara. (saa/muu)
Load more