GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berlangsung di Teras 5, Misa Awal Tahun di Gunung Padang Berlangsung Khidmat

Romo Yos Bintoro, Wakil Uskup untuk umat Katolik di lingkungan TNI-Polri memimpin Misa yang digelar di Gunung Padang pada Selasa (12/1/2026).
Rabu, 14 Januari 2026 - 10:15 WIB
Misa Awal Tahun di Gunung Padang
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Romo Yos Bintoro, Wakil Uskup untuk umat Katolik di lingkungan TNI-Polri memimpin Misa yang digelar di Gunung Padang pada Selasa (12/1/2026).

Misa Ekaristi Awal Tahun pun berlangsung di Teras 5, titik tertinggi yang dipercaya sarat nilai spiritual dan sejarah peradaban tua Nusantara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rombongan tiba pada pukul 19.40 WIB dengan keadaan cuaca yang habis hujan.

Perayaan ini tidak hanya menjadi doa awal tahun, tetapi juga dimaknai sebagai permohonan ampun atas dosa ekologis manusia, atas kelalaian dan kerusakan terhadap alam, gunung, air, dan bumi yang selama ribuan tahun setia menopang kehidupan.

Rombongan yang terdiri dari pengurus PWI Jaya dan PWI Pusat, di antaranya Bendahara PWI Jaya Dar Edi Yoga, Toni Bramantoro, Rio Winto, Rizal Fachrani, Rudolf Simbolon, Anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat Raldy Doy, serta Brigjen TNI (Mar) F.J.H. Pardosi, dan praktisi spiritual Cahaya Adi Wibowo, Maria Brida Nova, didampingi Kepala Juru Pelihara Gunung Padang Nanang Sukmana dan juru pelihara Atma. 

Sebelum menapaki 378 anak tangga utama, rombongan mengikuti ritual budaya membasuh tangan, wajah, dan kepala, serta meneguk air dari mata air Gunung Padang sebagai simbol penyucian dan penghormatan kepada alam.

Di sepanjang tangga utama, beberapa peserta mencium wangi bunga yang tidak biasa, harum lembut yang tidak dapat dikenali jenisnya dan muncul tanpa sumber yang terlihat. Aroma serupa kembali tercium beberapa kali, termasuk saat misa berlangsung di Teras 5, menambah kesan sakral perjalanan malam itu.

Peristiwa tak biasa terjadi ketika rombongan tiba di teras pertama. Saat Romo Yos memanjatkan doa pembuka, tiba-tiba terasa percikan air yang mengenai beberapa peserta. Percikan itu datang entah dari mana, bukan dari hujan dan bukan pula dari dedaunan, mengingat langit saat itu mendung namun kering.

Peristiwa ini disambut dalam keheningan, dimaknai sebagai bagian dari pengalaman batin yang sulit dijelaskan dengan nalar semata.

Puncak keheningan dan kekhusyukan terjadi di Teras 5 saat konsekrasi Ekaristi.

Awan tebal yang sejak sore menutup langit tiba-tiba menyibak, membentuk celah besar menyerupai lubang cahaya. 

Langit berubah biru gelap, dan bintang-bintang tampak sangat terang. 

Beberapa rasi bintang terlihat jelas, sementara planet Venus muncul besar dan mencolok, fenomena yang jarang terlihat pada malam hari. Alam seolah ikut menyaksikan dan merespons doa-doa yang dipanjatkan.

"Kami berada di tempat yang sangat khusus, bersama para penjaga situs dan sahabat lintas iman. Ini adalah doa Nusantara, doa untuk Indonesia dan juga doa pertobatan atas dosa ekologis manusia terhadap ciptaan Tuhan," kata Romo Yos Bintoro.

Nanang Sukmana mengungkapkan, dua malam sebelumnya hujan turun sangat keras tanpa henti. 

"Secara manusiawi saya khawatir kegiatan ini tidak bisa terlaksana. Tapi malam ini berbeda. Ketika doa berlangsung, langit terbuka dan bintang muncul sangat terang. Dalam perhitungan kami, Selasa Kliwon adalah malam cahaya. Padang berarti terang. Gunung Padang malam ini benar-benar menunjukkan maknanya," tutur Nanang.

Brigjen TNI (Mar) F.J.H. Pardosi juga merasakan kedamaian batin yang kuat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini adalah berkat luar biasa di awal tahun. Ada rasa tenang, lepas, dan damai yang sulit diungkapkan. Semoga doa-doa malam ini membawa berkat, kesehatan, keselamatan, serta kesadaran untuk menjaga alam dan bangsa Indonesia," ucapnya.

Saat rombongan menuruni tangga dan tiba di bawah, hujan turun deras kembali, namun hanya sesaat.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral