News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Dibunuh, Pelaku Ungkap Juga Kuras Uang Rp2,5 Juta Milik Terapis SPA di Bekasi

Pria yang bernama Ahmad Riansah mengaku tak hanya membunuh terapis SPA berinisial SM (23) di kamar Kos Al-Ash, Jalan Letnan Arsyad Raya, Bekasi Selatan,
Selasa, 13 Januari 2026 - 17:15 WIB
Tak Hanya Dibunuh, Pelaku Ungkap Juga Kuras Uang Rp2,5 Juta Milik Terapis SPA di Bekasi
Sumber :
  • tvOnenews - adinda

Jakarta, tvOnenews.com - Pria yang bernama Ahmad Riansah mengaku tak hanya membunuh terapis SPA berinisial SM (23) di kamar Kos Al-Ash, Jalan Letnan Arsyad Raya No. 3, RT 004/012, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, tetapi juga menguras uang dari ATM korban.

Hal ini diungkapkan dirinya usai diinterogasi oleh tim penyidik, saat ditangkap di Kampung Sanding, Kelurahan Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya Ahmad mengaku cemburu akibat melihat percakapan korban dengan tamunya di Whatsapp. Kemudian terjadi cekcok hingga berujung pemitingan terhadap korban, hingga tewas.

“Dia (korban) tuh pas saya sadap WA-nya, dia ngoceh-ngoceh. Saya lagi nyari duit, gini, gini, gini, gini. (Itu) udah di kos. Itu pagi-pagi, jam setengah sembilan, apa jam delapan lah ya, Dari situ langsung saya pitting,” kata pelaku ke penyidik, dalam rekaman, dikutip Selasa (13/1/2026).

Kemudian setelah korban tewas, pelaku mengaku sempat menemani koban. Selanjutnya pelaku ke luar kos dan mencoba minum cairan Wipol. Hal ini dilakukan agar pelaku juga tewas bersama korban.

“Gak (ditinggal), saya temenin dulu. Temenin dulu setengah jam. Lalu saya keluar. Keluar itu saya minum. Minum karena saya frustasi. Nah, udah gitu saya balik lagi ke kosan. Karena memang saya niatnya juga ingin mati bareng-bareng, makanya saya beli wipol, beli cairan itu,” ujar pelaku.

Namun usai meminum cairan Wipol tersebut, upaya pelaku bunuh diri gagal. Pelaku mengaku hanya muntah-muntah. 

“Nah, udah gitu, saya minum segelas kecil. Nggak dapet setengah jam, malah saya muntah-muntah,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya pelaku mengambil baju dan menguras uang milik korban di dalam m-banking sebesar Rp2,5 juta, dan sebanyak Rp300 ribu dalam bentuk cash.

“Habis itu saya bangun, kan. akhirnya udah, saya buru-buru, ambil baju ini doang, satu setel. Gak ada (saya bawa barang korban), cuma uang doang. Uang itu kalau nggak salah di saldo Rp2,5 juta sama uang cash Rp300 ribu. Iya (di handphone, m-banking) saya transferin. Saya transferin buat ke sini,” ucap pelaku.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral