News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Postingan Meme Anies Baswedan Dinilai Berbau Rasis: Ruhut Sitompul Telah Minta Maaf

Terlibat dalam polemik postingan meme Anies Baswedan, Ruhut Sitompul yang merupakan politikus PDIP pun menyampaikan permintaan maaf kepada Petrodes Mega MS Keliduan, Panglima Komandan Patriot Revolusi (Kopatrev).
Sabtu, 14 Mei 2022 - 18:20 WIB
Foto Ruhut Sitompul Saat Diwawancarai oleh Wartawan
Sumber :
  • sumber: ANTARA/Natisha Andarningtyas.

Terlibat dalam postingan meme Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, yang menjadi polemik, Ruhut Sitompul yang merupakan politikus PDIP pun menyampaikan permintaan maaf kepada Petrodes Mega MS Keliduan, Panglima Komandan Patriot Revolusi (Kopatrev).

Pasalnya, dalam meme tersebut Anies digambarkan memakai pakaian suku adat Dani dari Papua. Permintaan maaf disampaikan secara terbuka oleh Ruhut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


"Sudah minta maaf, waktu saya dipertemukan sama dia yang melapor. Sudah beberapa hari yang lalu," imbuh Ruhut pada Sabtu (14/5/2022).

Terkait proses hukum yang berjalan, Ruhut Sitompul juga menyampaikan bahwa ia menghormati proses hukum yang dilakukan oleh pelapor dan menyerahkan seluruh permasalah kepada pihak yang berwenang. 


"Itu gimana polisi lah, aku kepada hukum, dong. Jadikan hukum panglima," ujar Ruhut.

Namun, sesuai pernyataan Ruhut Sitompul, PDIP justru tidak memberikan teguran sedikit pun mengenai polemik yang timbul akibat cuitannya di sosial media. Ia juga mempertegas bahwa dirinya telah menyampaikan permintaan maaf atas cuitan sosmed tentang foto Anies berbaju suku adat Dani tersebut.

"Nggak (ada teguran), mereka tahu pribadi saya. Sebenarnya tidak ada yang salah dari saya, tapi karena dibilang minta maaf, saya minta maaf, kan begitu saja," imbuhnya.

Pelapor Berharap Ruhut Sitompul Diproses secara Hukum

Ruhut Sitompul dilaporkan ke polisi karena telah memposting meme Anies Baswedan yang menggunakan pakaian suku adat Dani. Petrodes Mega MS Keliduan, Panglima Komandan Patriot Revolusi (Kopatrev) menilai bahwa postingan tersebut tidak etis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mega yang merupakan warga Papua, tidak terima jika pakaian adat suku Dani digunakan sebagai meme dengan tujuan untuk mengolok-olok atau mengejek Anies Baswedan.

'Ruhut itu pem-bully Anies. Ia upload ulang foto yang diduga editan dengan wajah Anies yang mengenakan pakaian adat suku Dani. Sebagai orang yang dengan track record pem-bully Anies, maka diduga kuat foto itu dipakai untuk mengolok-olok Anies," ucap Mega pada Sabtu (14/5).

"Sangat tidak pantas pakaian adat Papua yang begitu sakral justru digunakan untuk mengolok-olok. Tentu (kami keberatan) karena baju adat kami dipakai oleh Ruhut untuk mengolok-olok lawan politiknya.¨ sambungnya. (rka)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT