News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masa Sidang DPR Dibuka, Puan Singgung soal Mitigasi Bencana hingga Pemberlakuan KUHP Baru

Masa sidang DPR dibuka, Puan Maharani menyoroti mitigasi bencana, tantangan pembangunan, hingga pemberlakuan KUHP baru sebagai agenda strategis DPR RI.
Selasa, 13 Januari 2026 - 14:11 WIB
Masa Sidang DPR Dibuka, Puan Singgung soal Mitigasi Bencana hingga Pemberlakuan KUHP Baru
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi membuka Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 setelah menjalani masa reses sejak pertengahan Desember 2025. Pembukaan masa sidang tersebut ditandai dengan Rapat Paripurna yang digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, didampingi Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Adies Kadir, dan Cucun Ahmad Syamsurijal. Agenda rapat bersifat tunggal, yakni pidato pembukaan masa persidangan yang disampaikan oleh Ketua DPR RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pidatonya, Puan Maharani menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota DPR RI yang telah menyelesaikan masa reses di daerah pemilihan masing-masing. Menurutnya, masa reses menjadi momentum penting bagi anggota dewan untuk menyerap aspirasi dan mendengar langsung kebutuhan masyarakat.

“Mendengar dan menerima amanah dari konstituen yang kemudian harus kita tindak lanjuti melalui fungsi DPR RI,” ujar Puan di hadapan peserta rapat paripurna.

Refleksi Awal Tahun di Tengah Bencana Alam

Mengawali masa sidang di awal tahun 2026, Puan juga menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada anggota DPR RI dan masyarakat yang merayakan, serta Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh rakyat Indonesia. Ia berharap tahun baru membawa kebaikan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi bangsa.

Namun, Puan mengingatkan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini berlangsung di tengah situasi yang tidak mudah. Sejumlah wilayah di Indonesia masih dilanda bencana alam, yang menuntut kepekaan dan kepedulian bersama.

“Kondisi ini mengajak kita untuk merayakannya dengan penuh kesederhanaan, kepekaan, serta kepedulian yang mendalam terhadap saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit,” kata Puan.

Menurutnya, momentum Tahun Baru 2026 seharusnya dimaknai sebagai ajakan untuk memperkuat solidaritas nasional, meneguhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan kepedulian sosial.

“Sehingga kita dapat bangkit bersama, saling menguatkan dalam harapan, serta menumbuhkan optimisme untuk melangkah menuju masa depan Indonesia yang lebih baik,” lanjutnya.

DPR Tegaskan Komitmen Keberpihakan kepada Rakyat

Menjawab harapan publik terhadap peningkatan kesejahteraan, Puan menegaskan komitmen DPR RI untuk terus bekerja dengan empati dan keberpihakan kepada rakyat. Ia menyatakan DPR memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan kebijakan negara benar-benar berdampak positif bagi kehidupan masyarakat.

“DPR RI akan terus berupaya menghadirkan kebijakan negara yang dapat memajukan kualitas kehidupan rakyat,” tegas Puan.

Dalam pidatonya, Puan juga memaparkan sejumlah tantangan pembangunan nasional yang perlu menjadi perhatian DPR dan pemerintah ke depan. Tantangan tersebut meliputi kebutuhan reformasi struktural untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di tengah derasnya arus transformasi global dan digitalisasi.

Selain itu, penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel menjadi agenda penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Mitigasi Bencana dan Isu Lingkungan Jadi Perhatian

Puan secara khusus menyinggung pentingnya mitigasi bencana dan perlindungan lingkungan hidup. Ia menekankan bahwa perubahan iklim menjadi tantangan nyata yang harus direspons secara serius oleh negara.

“Mitigasi perubahan iklim serta perlindungan lingkungan hidup merupakan bagian dari tanggung jawab negara terhadap generasi masa depan,” ujar Puan.

Menurutnya, upaya mitigasi bencana tidak hanya berkaitan dengan respons darurat, tetapi juga perencanaan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

DPR Soroti Pemberlakuan KUHP Baru

Dalam bidang hukum, Puan menyoroti mulai berlakunya sejumlah undang-undang strategis, yakni Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Ia menyebut pemberlakuan regulasi tersebut sebagai tonggak penting dalam sejarah pembaruan hukum nasional.

“Hal ini merupakan tonggak bersejarah bagi bangsa Indonesia dalam rangka pembaruan hukum, demokratisasi hukum, dan harmonisasi hukum agar lebih sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” jelas Puan.

Pembahasan RUU dan Pelantikan PAW

Pada masa persidangan ini, DPR RI bersama pemerintah akan melanjutkan pembahasan sejumlah rancangan undang-undang sesuai Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Puan menegaskan proses legislasi membutuhkan pendalaman materi dan penyerapan aspirasi publik agar menghasilkan regulasi yang berkualitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sehingga tercapai titik temu yang dapat diterima semua pihak demi memastikan undang-undang yang dihasilkan adil dan bermanfaat bagi rakyat,” katanya.

Dalam rapat paripurna tersebut, DPR RI juga melantik anggota pengganti antarwaktu (PAW) dari Fraksi Partai Golkar daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Bias Layar, yang menggantikan Mukhtarudin setelah dilantik menjadi Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. (rpi/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral