News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kadin Dorong Hilirisasi Pangan dan Ekonomi Daerah di 2026: Jembatan Makro ke Mikro Harus Jalan

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan fokus strategisnya pada 2026 adalah penguatan ekonomi daerah, pemberdayaan pelaku usaha lokal,
Jumat, 9 Januari 2026 - 19:24 WIB
Kadin Dorong Hilirisasi Pangan dan Ekonomi Daerah di 2026: Jembatan Makro ke Mikro Harus Jalan
Sumber :
  • tvOnenews - Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan fokus strategisnya pada 2026 adalah penguatan ekonomi daerah, pemberdayaan pelaku usaha lokal, serta percepatan hilirisasi pangan.

Langkah tersebut dinilai penting di tengah keterbatasan APBD di banyak provinsi dan perlunya distribusi likuiditas dari pusat ke lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menjelaskan bahwa Kadin pusat tidak hanya berperan pada diplomasi bisnis global, tetapi juga pada sektor ekonomi domestik, khususnya luar Jawa.

“Yang pertama bagaimana Kadin Pusat bisa membantu Kadin Provinsi itu ada pemberdayaan ekonomi di daerah, di tengah bisa dibilang APBD-nya ini terbatas,” ujar Anindya usai menggelar Rapat Pengurus Harian di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Jumat (9/1/2026).

Ia menyebut salah satu tantangan krusial ekonomi 2026 ialah memastikan likuiditas dan pertumbuhan makro dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha kecil.

“Dan yang kedua kita melihat bagaimana likuiditas yang ada di pusat bisa trickle down atau menurun sampai ke lapangan. Yang tadi bahasanya dibicarakan adalah jembatan dari makro ekonomi ke mikro ekonomi,” tegasnya.

Anindya mengatakan agenda hilirisasi pangan menjadi salah satu instrumen pengungkit ekonomi daerah, termasuk pemanfaatan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Dan yang ketiga ialah bagaimana bisa memanfaatkan program-program pemerintah yang sudah jalan seperti MBG supaya hilirisasi pangan misalnya,” ucapnya.

Ia menilai sektor pangan kini berada pada momentum yang tepat karena kebutuhan domestik terhadap telur, susu, sayur, protein, dan komoditas pangan lainnya terus meningkat.

“Pangan itu bisa benar-benar memberdayakan karena sekarang kan telur, susu, sayur mayur, protein itu sangat dibutuhkan di pulau ke daerah masing-masing,” katanya.

Menurutnya, fokus Kadin di 2026 akan digeser dari diskursus kebijakan menuju tahap implementasi di lapangan.

“Nah jadi hal-hal tersebut kita ingin lakukan jadi tahun ini KADIN akan lebih fokus kepada implementasi dan fokus kepada substansinya,” ujar Anindya.

Meski keterbatasan APBD menjadi isu daerah, Anindya menilai pemerintah tetap memiliki ruang prioritas untuk mendorong ekonomi melalui pariwisata.

“Tentu itu ranahnya pemerintah mengenai efisiensi, tapi efisiensi secara umum dapat dimengerti. Tapi kami dari dunia usaha tentu menginginkan adanya perputaran ekonomi,” jelasnya.

Ia mengapresiasi keberpihakan pemerintah pada industri pariwisata yang menurutnya menjadi sektor paling cepat dalam menciptakan perputaran ekonomi di daerah.

“Tapi kami senang karena salah satu prioritas daripada pemerintah untuk menggerakkan industri kali ini adalah pariwisata. Yang benar-benar sangat dibutuhkan dan memang sudah tersedia asalnya,” kata Anindya.

Dari sisi proyeksi makro, ia menyebut 2026 menjadi tahun yang menjanjikan bagi Indonesia, baik dari sisi pertumbuhan ekonomi maupun kestabilan harga.

“Jadi saya rasa sih ini tahun yang menarik, proyeksi cukup baik, 5 persenan di atas, itu ada angka 5,4 persen,” ujarnya.

Ia menilai kinerja ekonomi tersebut menempatkan Indonesia dalam posisi kompetitif di kawasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tapi yang paling penting adalah angka tersebut angka yang sangat baik kalau dibandingkan dengan negara lain. Kita mungkin hanya dibawah dari Vietnam sama India, tapi kita juga akan menuju ke sana,” tegasnya.

“Tapi dibandingkan negara lain, baik daripada pertumbuhan juga inflasi kita cukup baik,” tutup Anindya. (agr/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT