News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejumlah Akademisi sebut PT TBS Bukan Biang Kerok Banjir dan Longsor di Tapanuli

Ihwal isu banjir bandang dan longsor di DAS Aek Garoga–Tapanuli terus menyedot sorotan publik. Kemudian di tengah derasnya opini dan trial by media
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 9 Januari 2026 - 18:11 WIB
Sejumlah Akademisi sebut PT TBS Bukan Biangkerok Banjir dan Longsor di Tapanuli
Sumber :
  • tim tvOnenews - akhyar

Jakarta, tvOnenew.com - Ihwal isu banjir bandang dan longsor di Daerah Aliran Sungai (DAS) Aek Garoga–Tapanuli terus menyedot sorotan publik. Kemudian di tengah derasnya opini dan “trial by media” di ruang digital, kalangan akademisi memilih jalan ilmiah.

Sejumlah akademisi atau pakar lingkungan dan kehutanan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar diskusi terbuka guna membedah secara objektif dugaan keterlibatan korporasi, khususnya PT Tri Bahtera Srikandi (PT TBS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diskusi yang digelar Jumat (9/1/2026) di Ruang Rapat Pusat Studi Reklamasi Tambang (Reklatam), Kampus IPB Baranang Siang, Kota Bogor, ini mengusung tema lugas namun krusial: “Benarkah PT TBS Merupakan Salah Satu Korporasi Penyebab Banjir Bandang dan Longsor di DAS Aek Garoga–Tapanuli?”

Forum ini digelar sebagai respons atas siaran pers Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas-PKH) serta maraknya narasi di media sosial yang menyebut PT TBS sebagai salah satu dari delapan korporasi yang diduga berkontribusi terhadap bencana tersebut.

Diskusi menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Prof. Dr. Yanto Santosa, DEA, IPU, Dr. Ir. Basuki Sumawinata, MAgr, dan Dr. Ir. Idung Risdiyanto, M.Sc. Ketiganya dikenal sebagai akademisi yang lama berkecimpung dalam kajian kehutanan, tanah, dan hidrologi.

Dr. Basuki Sumawinata menjelaskan, diskusi ini tidak dimaksudkan untuk berhadap-hadapan atau mengonfrontasi pihak mana pun. Fokus utama forum adalah melengkapi informasi publik dengan data yang lebih presisi dan berbasis kajian ilmiah.

“Kami ingin menambah informasi yang valid dan akurat agar tidak terjadi salah tafsir. Ini bukan soal membela, apalagi menyerang. Ini soal data,” ujarnya.

Ia menegaskan, kajian yang dilakukan tim akademisi murni bersifat objektif dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, tanpa kepentingan tersembunyi.

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah posisi kebun sawit PT TBS terhadap DAS Aek Garoga. Berdasarkan analisis peta dan dokumen resmi dari instansi terkait, para akademisi menyebut bahwa lahan PT TBS berstatus Areal Penggunaan Lain (APL), bukan kawasan hutan negara.

“Ada surat dari Dinas Tata Ruang dan dari BPKH. Secara administratif, lahan tersebut bukan kawasan hutan negara,” ungkap Dr. Basuki.

Selain itu, tudingan terkait kayu gelondongan yang disebut-sebut berasal dari kebun PT TBS juga dikaji. Berdasarkan struktur sungai, temuan lapangan, serta informasi masyarakat setempat, para akademisi menyebut tidak ditemukan bukti kuat yang mengarah langsung ke kebun PT TBS.

Dalam diskusi juga mengemuka soal narasi sawit sebagai penyebab banjir. Menurut Dr. Basuki, isu ini kerap paradoksal.

“Di satu sisi sawit dituduh boros air, artinya menyerap air banyak. Tapi di sisi lain, saat banjir, sawit justru dituding sebagai penyebab banjir. Ini perlu dilihat secara ilmiah, bukan emosional,” katanya.

Ia menilai kelapa sawit hingga kini masih menjadi pilihan rasional bagi lahan terdegradasi, terutama dari sisi ekonomi masyarakat. Namun, pengelolaannya tetap perlu dikombinasikan dengan prinsip keberlanjutan, misalnya melalui sistem agroforestri.

Menariknya, para akademisi juga menyampaikan aspirasi kepala desa dan tokoh masyarakat di sekitar DAS Aek Garoga. Mereka menilai tudingan terhadap PT TBS sebagai penyebab banjir bandang dan longsor patut dikaji ulang agar tidak menimbulkan kesimpulan keliru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diskusi ini pun diharapkan menjadi rujukan awal bagi pengambil kebijakan agar tidak semata-mata bertumpu pada opini publik, melainkan pada kajian akademik yang komprehensif.

Di tengah bisingnya tudingan, akademisi memilih bicara lewat data. Karena dalam urusan lingkungan, kebenaran tak bisa ditebak—ia harus diteliti. (aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Siaran Langsung India Open 2026: Mulai Besok, Indonesia Hanya Kirim Skuad Mini

Jadwal Siaran Langsung India Open 2026: Mulai Besok, Indonesia Hanya Kirim Skuad Mini

Jadwal siaran langsung India Open 2026, di mana Indonesia hanya akan mengirimkan skuad mini di ajang BWF Super 750 ini.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Seri Medan Dimulai, Ada Big Match Jakarta Bhayangkara Presisi vs LavAni

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Seri Medan Dimulai, Ada Big Match Jakarta Bhayangkara Presisi vs LavAni

Jadwal Proliga 2026 pekan ini, menandai dimulainya seri Medan yang juga diramaikan dengan big match antara Jakarta Bhayangkara Presisi vs LavAni.
Gunung Semeru Kembali Membara, Awan Panas Meluncur 5 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Membara, Awan Panas Meluncur 5 Kilometer

Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan signifikan. 
DPRD Jabar Ungkap Rahasia Kunci Persib Bandung Puncaki Klasemen Liga 1

DPRD Jabar Ungkap Rahasia Kunci Persib Bandung Puncaki Klasemen Liga 1

Persib Bandung resmi mengukuhkan posisi sebagai penguasa klasemen sementara paruh musim kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. 
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Polda Metro Jaya akan Analisa Video Stand Up Pandji Pragiwaksono

Polda Metro Jaya akan Analisa Video Stand Up Pandji Pragiwaksono

Polda Metro Jaya mulai menindaklanjuti laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono terkait materi stand up comedy bertajuk Mens Rea. Dalam proses penyelidikan -

Trending

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Gunung Semeru Kembali Membara, Awan Panas Meluncur 5 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Membara, Awan Panas Meluncur 5 Kilometer

Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan signifikan. 
DPRD Jabar Ungkap Rahasia Kunci Persib Bandung Puncaki Klasemen Liga 1

DPRD Jabar Ungkap Rahasia Kunci Persib Bandung Puncaki Klasemen Liga 1

Persib Bandung resmi mengukuhkan posisi sebagai penguasa klasemen sementara paruh musim kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. 
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 12 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 12 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan keuangan zodiak 12 Januari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Cek peluang rezeki dan tips finansial hari ini.
Hasil Proliga 2026 Putri: Diwarnai Cedera, Jakarta Electric PLN Bantai Livin Mandiri Tanpa Ampun!

Hasil Proliga 2026 Putri: Diwarnai Cedera, Jakarta Electric PLN Bantai Livin Mandiri Tanpa Ampun!

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Electric PLN berhasil meraih kemenangan perdana lewat skor telak atas Jakarta Livin Mandiri.
Usai Gasak Jay Idzes, Juventus Terima Kabar Bahagia Jelang Jumpa Kiper Timnas Indonesia Emil Audero

Usai Gasak Jay Idzes, Juventus Terima Kabar Bahagia Jelang Jumpa Kiper Timnas Indonesia Emil Audero

Juventus menerima kabar bahagia menjelang duel kontra Cremonese yang diperkuat oleh kiper Timnas Indonesia, Emil Audero. Pemain yang absen mungkin akan segera kembali.
Ramalan Zodiak Minggu Ini, 12–18 Januari 2026: Prediksi Cinta, Karier, dan Keuangan

Ramalan Zodiak Minggu Ini, 12–18 Januari 2026: Prediksi Cinta, Karier, dan Keuangan

Ramalan zodiak minggu ini 12–18 Januari 2026 untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap soal cinta, karier, keuangan, dan kesehatan kamu di bawah ini!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT