Kolaborasi Jadi Langkah Strategis BNN Perangi Narkoba di Era Presiden Prabowo
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Kalangan akademisi mengapresiasi langkah Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia yang dinilai berhasil mengedepankan kolaborasi dan sinergi lintas instansi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meninggalkan ego sektoral.
Penilaian tersebut disampaikan akademisi Universitas Esa Unggul Iswadi, yang menilai BNN RI di bawah kepemimpinan Suyudi Ario Seto menunjukkan komitmen kuat membangun kerja sama lintas lembaga sebagai strategi utama menghadapi kejahatan narkotika yang bersifat multidimensional.
“Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan secara konsisten menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dan menghindari ego sektoral. Saya melihat BNN RI di bawah kepemimpinan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sudah berada di jalur yang tepat dengan mengedepankan sinergi antarinstansi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ujar Iswadi di Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Iswadi yang juga menjabat Ketua Umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia menegaskan, persoalan narkotika tidak dapat ditangani secara parsial karena melibatkan jaringan lintas wilayah hingga lintas negara.
“Pendekatan kolaboratif menjadi kunci utama. Upaya pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan satu lembaga. Diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dunia usaha, akademisi, media, serta partisipasi aktif masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi keterbukaan BNN RI dalam menggandeng kalangan akademisi dan berbagai pemangku kepentingan lain, yang dinilai mencerminkan tata kelola pemerintahan inklusif, adaptif, dan berbasis pengetahuan.
“Dengan memperkuat sinergi dan kolaborasi, BNN tidak hanya menjalankan fungsi kelembagaannya, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendukung visi Presiden Prabowo untuk mewujudkan pemerintahan yang solid, bersatu, bebas dari ego sektoral, dan mampu menjawab tantangan nasional secara bersama sama,” tambahnya.
Sebagai bukti konkret, BNN RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Direktorat Jenderal Imigrasi mengungkap jaringan internasional narkotika dengan modus penyamaran dalam liquid vape dan kemasan sachet minuman energi saat Operasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/1/2026).
BNN RI juga bersinergi dengan Polri dalam penggerebekan jaringan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang menyita total 89 kilogram sabu serta puluhan senjata api laras panjang dan pendek.
Load more