News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terima Laporan Soal SBY Dituding Terlibat Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polda Metro Janji Tangani Secara Profesional dan Objektif

Polda Metro Jaya terima laporan Partai Demokrat soal SBY dituding terlibat isu ijazah palsu Jokowi. Polisi janji tangani kasus secara profesional.
Selasa, 6 Januari 2026 - 12:27 WIB
SBY beserta keluarga besar saat berziarah ke makam Jenderal Sarwo Edhie Wibowo, Selasa (9/12/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Edi Suryana

Jakarta, tvOnenews.com — Polda Metro Jaya memastikan telah menerima laporan dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong yang menyeret nama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Laporan tersebut dilayangkan oleh Partai Demokrat terkait tudingan keterlibatan SBY dalam isu dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang beredar di media sosial.

Kepolisian menegaskan penanganan perkara ini akan dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Saat ini, laporan tersebut telah ditangani oleh Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut laporan diajukan oleh seorang pengacara berinisial M yang mewakili kepentingan Partai Demokrat, dengan terlapor empat akun media sosial.

“Benar, ada pelaporan dari seorang pengacara berinisial M yang melaporkan empat akun media sosial yang diduga menyebarkan berita bohong. Saat ini laporan tersebut ditangani oleh Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya,” ujar Budi kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).

Polisi Tegaskan Profesional dan Objektif

Budi menegaskan, Polda Metro Jaya akan menangani laporan masyarakat secara profesional, transparan, dan objektif. Ia juga memastikan seluruh proses penyelidikan dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Selain itu, Budi mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, khususnya dalam menyebarkan informasi yang menyangkut nama baik seseorang maupun isu politik nasional.

“Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ruang digital yang sehat dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya.

Sejumlah Barang Bukti Diserahkan

Dalam penanganan awal perkara tersebut, kepolisian telah menerima sejumlah barang bukti dari pihak pelapor. Barang bukti itu berkaitan langsung dengan konten digital yang diduga memuat informasi bohong dan fitnah terhadap SBY.

“Pelapor telah menyerahkan sejumlah barang bukti berupa tangkapan layar video dari akun YouTube dan TikTok, serta satu buah flashdisk yang berisi data digital,” ungkap Budi.

Barang bukti tersebut kini menjadi bahan pendalaman penyidik Direktorat Reserse Siber untuk menelusuri unsur pidana dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas penyebaran konten dimaksud.

Laporan Resmi dari Partai Demokrat

Sebelumnya, Partai Demokrat secara resmi melaporkan empat akun media sosial ke Polda Metro Jaya terkait tudingan bahwa SBY terlibat dalam isu dugaan ijazah palsu Jokowi. Laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/97/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA, tertanggal 5 Januari 2026 pukul 23.16 WIB, dengan status terlapor masih dalam lidik.

Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) DPP Partai Demokrat, Muhajir, membenarkan pelayangan laporan tersebut. Ia menyebut langkah hukum ditempuh karena konten yang beredar dinilai memuat fitnah dan merugikan nama baik SBY.

“Benar, semalam BHPP DPP Partai Demokrat telah membuat laporan polisi,” kata Muhajir.

Empat Akun Media Sosial Dilaporkan

Muhajir menjelaskan, terdapat empat akun media sosial yang dilaporkan ke kepolisian, yakni:

  • Akun YouTube @AGRI FANANI

  • Akun YouTube @Bang bOy YTN

  • Akun YouTube @KajianOnline

  • Akun TikTok @sudirowibudhiusmp

Keempat akun tersebut dilaporkan atas dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, khususnya Pasal 263 ayat (1), Pasal 263 ayat (2), dan atau Pasal 264 KUHP.

Konten Dinilai Memuat Fitnah

Muhajir membeberkan, sejumlah konten dari akun-akun tersebut dinilai secara langsung menuding SBY terlibat dalam isu ijazah palsu Jokowi. Di antaranya, unggahan akun @AGRI FANANI yang memuat insert video berjudul “Anak emas SBY korupsi terbesar sepanjang sejarah RI”.

Sementara akun @Bang bOy YTN mengunggah konten berjudul “Kebongkar siasat buruk SBY di balik somasi ke ketua YouTuber Nusantara”. Adapun akun @KajianOnline mengunggah konten dengan judul “SBY resmi jadi tersangka baru fitnah ijazah”.

Pada akun TikTok @sudirowibudhiusmp, terdapat narasi yang menuding SBY menggunakan pihak lain sebagai pion dalam menggulirkan isu dugaan ijazah palsu Jokowi.

Somasi Tak Diindahkan

Politikus Partai Demokrat Andi Arif menjelaskan, langkah pelaporan ke polisi ditempuh setelah pihaknya lebih dulu melayangkan somasi kepada akun-akun tersebut. Namun, somasi tersebut tidak direspons oleh pemilik akun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena somasi tidak diindahkan, maka empat akun semalam dilaporkan karena telah melakukan fitnah soal SBY di belakang isu ijazah palsu Jokowi. Padahal, somasi itu kesempatan untuk tabayyun,” tulis Andi Arif melalui akun media sosial X.

Kini, publik menantikan langkah lanjutan kepolisian dalam mengusut laporan tersebut, sekaligus memastikan penegakan hukum di ruang digital berjalan adil dan berimbang. (ars/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral