News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Kedai Boba di Bali Disorot karena Pakai Kemasan Infus, Otsuka Tegaskan Bukan Produk Resmi

Kedai boba di Bali disorot karena pakai kemasan infus. Otsuka tegaskan bukan produk resmi dan ingatkan bahaya penyalahgunaan kemasan medis.
Selasa, 6 Januari 2026 - 10:46 WIB
Viral Kedai Boba di Bali Disorot karena Pakai Kemasan Infus, Otsuka Tegaskan Bukan Produk Resmi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Sebuah kedai teh boba di Bali tengah menjadi perbincangan luas di media sosial setelah diketahui menyajikan minuman matcha dengan kemasan menyerupai cairan infus medis. Kemasan tersebut bertuliskan “D5 Dextrose Monohydrate”, yang identik dengan produk cairan infus rumah sakit, sehingga memicu pertanyaan serius terkait asal-usul kemasan dan aspek keamanannya.

Sorotan publik bermula dari unggahan warganet di platform X yang mempertanyakan bagaimana pihak kedai bisa memperoleh kemasan infus lengkap dengan label obat keras. Tak sedikit pula yang mengkhawatirkan kemungkinan penggunaan limbah medis sebagai wadah minuman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Lebih penasaran dapat packaging-nya dari mana sampai bisa ada merek infusnya plus label obat keras,” tulis salah satu netizen.

Netizen lain secara terbuka meminta klarifikasi dari pihak kedai. Mereka menekankan pentingnya transparansi agar konsumen yakin kemasan tersebut tidak berasal dari limbah medis yang berpotensi membahayakan kesehatan.

“Menurut aku sih perlu klarifikasi dapat bungkusan minumannya dari mana, untuk memastikan bukan dari limbah medis,” tulis netizen lainnya.

Viralnya unggahan tersebut mendorong PT Otsuka Indonesia untuk memberikan klarifikasi resmi. Melalui pernyataan video yang beredar di media sosial, Otsuka menegaskan bahwa produk minuman yang menggunakan kemasan infus tersebut bukan merupakan produk mereka.

“Sehubungan dengan beredarnya produk minuman Buba Tea yang menggunakan kemasan infus di media sosial, kami sampaikan bahwa produk tersebut bukan produk Otsuka. Oleh karena itu, segala risiko yang timbul sepenuhnya bukan merupakan tanggung jawab PT Otsuka Indonesia,” demikian pernyataan resmi perusahaan.

Otsuka juga menegaskan bahwa penggunaan kemasan tersebut terindikasi sebagai penyalahgunaan merek dan kemasan dari salah satu produk cairan infus yang diproduksi perusahaan. Mereka menilai tindakan tersebut berpotensi menyesatkan konsumen karena menggunakan atribut yang identik dengan produk medis.

Dalam pernyataannya, PT Otsuka Indonesia menekankan bahwa seluruh produk mereka diproduksi dengan penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) serta mengikuti kaidah Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) sesuai standar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Seluruh produk Otsuka diproduksi dengan standar ketat dan pengawasan mutu. Kami akan menempuh langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi dan menjaga merek serta reputasi perusahaan,” lanjut pernyataan tersebut.

Selain menegaskan posisi perusahaan, Otsuka juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengonsumsi produk makanan dan minuman, khususnya yang menggunakan kemasan tidak lazim dan menyerupai alat medis.

“Perhatikan selalu aspek higienitas produk dan kejelasan sumber kemasan sebelum mengonsumsi,” tegas pihak Otsuka.

Fenomena penggunaan kemasan menyerupai alat kesehatan untuk produk makanan dan minuman memang bukan pertama kali terjadi. Namun, kasus di Bali ini kembali memunculkan kekhawatiran soal keamanan pangan dan potensi penyalahgunaan limbah medis. Secara umum, limbah medis dikategorikan sebagai limbah berbahaya dan beracun (B3) yang harus dikelola dengan prosedur ketat karena berisiko membawa kontaminasi biologis maupun kimia.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kedai teh boba terkait asal kemasan infus yang digunakan maupun proses sterilisasi yang diklaim dilakukan. Namun tekanan publik terus meningkat agar klarifikasi dilakukan secara terbuka demi melindungi konsumen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap inovasi kemasan dalam industri kuliner. Meski tampilan unik dapat menarik perhatian, aspek keselamatan dan kepatuhan hukum tetap menjadi prioritas utama.

Untuk laporan dan pertanyaan terkait produk resmi PT Otsuka Indonesia, masyarakat dapat mengakses situs resmi perusahaan atau akun media sosial resmi Otsuka Indonesia. Pihak perusahaan menegaskan akan terus memantau dan mengambil langkah yang diperlukan terkait dugaan penyalahgunaan merek dan kemasan tersebut. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral