News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Masyarakat Masih Pilih Puncak Untuk Libur Meski Macet-macetan

Kawasan wisata Puncak yang berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat masih menjadi tempat favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Minggu, 4 Januari 2026 - 18:14 WIB
Cerita Masyarakat Masih Pilih Puncak Untuk Libur Meski Macet-macetan
Sumber :
  • tvOnenews - Aldi Herlanda

Bogor, tvOnenews.com - Kawasan wisata Puncak yang berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat masih menjadi tempat favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga.

Meski kawasan ini kerap terjadi kemacetan yang panjang, namun nyatanya tidak menyurutkan antusiasme masyarakat yang akan berlibur ke berbagai tempat wisata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, apa yang membuat masyarakat datang ke Puncak untuk berlibur walaupun kemacetan setiap saat menghantui mereka.

Diketahui, berdasarkan dari letak lokasi, Puncak memang terbilang daerah dengan udara yang sejuk. Dengan ketinggian berkisar 700 hingga 1.500 membuat wilayah ini memiliki suhu 18 hingga 24 derajat celcius, meski jika cuaca panas suhunya bisa lebih tinggi.

Udara ataupun suhu seperti ini banyak dari wisatawan khususnya dari Jakarta yang menyukainya. Sebab, mereka tidak merasakan hal ini di kotanya.

Alasan ini pun dibenarkan oleh salah seorang wisatawan asal Jakarta bernama Nia (28). Ia mengaku tidak takut untuk bermacet-macetan hanya untuk menikmati udara sejuk di Puncak.

"Alasan utama yang pasti udara yang beda, kalau Puncak karena ada di ketinggian, sudah pasti adem, untuk healing setelah bekerja cocok," katanya kepada tvOnenews, Minggu (4/1/2025).

Tak hanya udara yang bersih dan sejuk, Nia menyebut, kawasan Puncak memiliki sejumlah objek wisata yang wajib untuk dikunjungi, terutama menghabiskan waktu libur bersama keluarga.

"Alasan lainnya karena disini banyak objek wisata, kaya Taman Safari, terus ada Gunung Mas, ada cafe-cafe bagus juga," ujarnya.

Kendati begitu, Nia menuturkan, bahwa kemacetan di Puncak bukan sebuah masalah baginya, yang penting bagi dia kebersama untuk mengisi waktu libur bersama keluarga tersayang.

"Karena momennya juga libur Tahun Baru, jadi memang waktunya sama keluarga. Kalau macet, di Jakarta juga sama-sama macet, jadi udah biasa," ujarnya.

Senada dengan Nia, wisawatan lainnya bernama Rasyid (43) mengungkapkan, alasan memilih berlibur ke Puncak lantaran suhu udara yang sejuk ditambah pemandangan yang bagus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kenapa Puncak, ya karena pemandanggan, terus udaranya sejuk, sama banyak pilihan wisatanya," ungkapnya.

Rasyid juga menuturkan, bahwa dia tidak takut macet yang di terjadi Puncak, karena menurutnya merupakan hal yang wajar karena masa libur Natal dan Tahun Baru.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT