News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Mabuk, Pemotor Tusuk Pengendara Mobil di Kemang hingga Kritis

Aksi kekerasan jalanan kembali terjadi di Jakarta Selatan. Seorang pengendara mobil menjadi korban pemukulan dan penusukan brutal di Jalan Raya Kemang, Mampang Prapatan
Minggu, 4 Januari 2026 - 15:59 WIB
Ilustrasi penusukan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Aksi kekerasan jalanan kembali terjadi di Jakarta Selatan. Seorang pengendara mobil menjadi korban pemukulan dan penusukan brutal di Jalan Raya Kemang, Mampang Prapatan, tepatnya di depan McDonald’s Kemang, pada Kamis (1/1/2026) dini hari.

Korban kini kritis dan menjalani perawatan intensif di ICU RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Mampang, Kompol Wahid Key menjelaskan, peristiwa bermula dari perselisihan antara pengendara roda dua dan roda empat yang diduga dipicu senggolan di jalan.

“Yang pasti perselisihan antara pengendara motor dan pengendara roda empat. Si korban ini roda empat. Pelaku ini roda dua. Terjadi perselisihan tuh di antara mereka,” kata Wahid, Minggu (4/1/2026).

Wahid menyebut, dugaan awal perselisihan dipicu insiden di jalan.

“Ya dugaan sementara seperti itu, senggolan di jalan. Dari pihak pengemudi roda empat ini tidak terima,” ujarnya.

Kini polisi tengah mendalami dugaan pelaku berada dalam pengaruh alkohol saat kejadian.

“Kelihatannya kan si pelaku ini dalam pengaruh ini ya, pengaruh alkohol, kelihatannya kondisinya seperti itu. Namun masih kita dalami kemungkinan-kemungkinan itu dengan saksi-saksi di sekitar TKP,” kata Wahid.

Usai kejadian, korban sempat dibawa ke RSUD Mampang. Namun karena kondisi luka yang serius, polisi langsung mengantar korban ke RS Polri Kramat Jati.

“Korban waktu itu dibawa ke RSUD Mampang. Dari RSUD karena kondisinya, penanganannya tidak memungkinkan, anggota antar ke RS Kramat Jati,” jelasnya.

“Pada saat itu tentunya ya, terkena senjata tajam. Namun mendapatkan perawatan lah, sama kita antar juga ke Kramat Jati supaya penanganannya lebih baik,” sambung Wahid.

Wahid memastikan korban telah membuat laporan polisi pada malam kejadian.

“Udah malam itu udah lapor. Kan malam itu kita dampingi ke rumah sakit Kramat Jati, kita yang antar,” ujarnya.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.

“Lanjut kita melakukan olah TKP penyelidikan. Beberapa saksi sudah kita mintai keterangan. Juga udah menyisir ya tempat-tempat yang diduga mungkin dikunjungi pelaku, untuk meminta keterangan-keterangan lain atau CCTV dan sebagainya,” kata Wahid.

“Sementara kita sudah memeriksa sekitar 4–5 saksi. Anggota juga mengupayakan dengan, ya menggunakan IT lah, bagaimana bisa mengungkap dan menemukan pelaku tersebut,” tambahnya.

Terkait jumlah dan identitas pelaku, Wahid menyebut masih dalam pendalaman.

“Untuk sementara kita lagi dalami ya, kita pastikan lagi terkait identitasnya. Kita perlu keterangan lebih banyak saksi lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, rekan korban menuturkan, saat kejadian korban bersama dua temannya tengah dalam perjalanan menuju Depok menggunakan mobil.

Tiba-tiba, kendaraan mereka diserang oleh tiga orang tak dikenal di depan McDonald’s Kemang.

“Kami tanya ke pelaku apa maksud dari penyerangan tersebut, namun malah terjadi cekcok mulut dan akhirnya pelaku melakukan penyerangan,” kata rekan korban.

Meski sempat dilerai, korban kembali menjadi sasaran pemukulan dan penusukan.

“Teman saya terjatuh dengan perut yang terluka dan usus yang keluar,” ujarnya.

Korban kemudian dilarikan menggunakan ambulans dan dirawat di ICU RS Polri Kramat Jati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kondisinya kritis karena alami luka tusuk bagian perut,” kata rekan korban.

Rekan korban juga menyebut, salah satu rekan pelaku sempat meminta maaf sebelum kabur meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor. (rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral