GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bule Rusia Gantung Diri di Bali, Tinggalkan Wasiat, Isinya Menyalahkan Putin

Baru-baru ini warga Bali dihebohkan dengan kabar bule asal Rusia berinisial VG (50) gantung diri di Bali. Sontak kabar tersebut menyedot perhatian warga Bali.
Jumat, 2 Januari 2026 - 17:24 WIB
Ilustrasi mayat.
Sumber :
  • Antara

Bali, tvOnenews.com - Baru-baru ini warga Bali dihebohkan dengan kabar bule asal Rusia berinisial VG (50) gantung diri di Bali. Sontak kabar tersebut menyedot perhatian warga Bali.

Tak hanya itu saja, bule Rusia itu meninggalkan surat wasiat berisi curhatan yang menyalahkan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VG ditemukan tewas di tempat tinggalnya di Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung pada Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Diduga, VG depresi lantaran sejumlah persoalan.

Salah satunya, dia tidak punya uang lagi untuk bertahan hidup di Bali. Hal itu terungkap dari surat wasiat yang ditinggalkan VG.

Surat itu ditemukan polisi di lokasi kejadian. Lebih mengejutkannya lagi,  dalam surat itu VG juga berisikan kekecewaannya atas kebijakan perang Presiden Rusia Vladimir Putin yang membuat VG kehilangan segalanya.

Korban diduga mengalami depresi yang dipicu oleh konflik berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina. 

Selain terungkap lewat surat wasiat, hal tersebut diungkapkan oleh pemilik rumah tempat korban tinggal, Made Nesia, kepada pihak kepolisian. Ia bahkan sempat menemani korban untuk menjalani pengobatan.

"Korban sempat dibawa oleh saksi 3 ke RS Garba Med dan dikatakan oleh dokter bawah korban mengalami depresi. Saksi 3 menambahkan bahwa korban hampir tidak pernah keluar rumah," jelas Pejabat Sementara Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (PS Kasubsi Penmas) Seksi Hubungan Masyarakat (Sihumas) Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti.

Hal ini diperkuat juga dalam surat wasiatnya yang ia tinggalkan di atas meja. Surat tersebut berisi penolakan ia membayar pajak ke negaranya karena hanya digunakan untuk kebutuhan perang Rusia-Ukraina.

Selain itu, ada pula instruksi terkait pengurusan jenazah serta barang-barang milik korban setelah meninggal dunia. Begini isi surat wasiat yang di tinggalkan korban beserta terjemahannya:

I have no money left to live. Long ago I quit the job because my conscience doesn't allow me to pay my taxes to fascist russia for the war. Putin has taken everything from me. Nothing good ahead, so no reason and power to continue.

Here are some instructions:

1. Please take care of the cat Kisa. Feed her 3 times per day, give her some water and pet her, please. The rest of the food is in the fridge. I gave her the wet food in the middle of the day (2-3 pm), the dry one in the morning (8-9 am) and in the evening (8-9 pm). After she eats all the wet food you can give her only the dry one.

2. I officially give my permission to donate my organs if it's legal in Indonesia.

3. There are some decent clothes in the suitcase to give it away to someone in need. Perhaps orphanage.

4. Please use all the rest of my stuff (furniture, household appliances, kitchen utensils etc) at your discretion.

5. Please cremate my body or what's left after possible organ donation here in Bali. I would like my ashes to be scattered over the ocean. I have left 60 million rupiah for the cremation. I'm sure it would be enough. No ceremony please, do it quickly and calm. The clothes for the procedure if needed is on the bed.

6. Please inform my brother T.G.

Thank you.

I am sorry for all the trouble I caused.


Berikut Terjemahan Surat Wasiat dalam Bahasa Indonesia:

Saya tidak punya uang lagi untuk bertahan hidup. Dulu saya berhenti bekerja karena hati nurani saya tidak mengizinkan saya membayar pajak kepada Rusia fasis untuk perang ini. Putin telah mengambil segalanya dari saya. Tidak ada hal baik di depan, jadi tidak ada alasan dan kekuatan untuk melanjutkan.

Berikut beberapa instruksi:

1. Tolong rawat kucing Kisa. Beri dia makan 3 kali sehari, beri air minum dan elus dia, ya. Sisa makanan ada di kulkas. Saya biasa memberi makanan basah di tengah hari (jam 2-3 sore), makanan kering di pagi hari (jam 8-9) dan malam hari (jam 8-9). Setelah makanan basah habis, kamu bisa memberinya makanan kering saja.

2. Saya secara resmi memberikan izin untuk mendonorkan organ saya jika hal tersebut legal di Indonesia.

3. Ada beberapa pakaian yang masih layak di dalam koper untuk disumbangkan kepada orang yang membutuhkan. Mungkin ke panti asuhan.

4. Silakan gunakan semua barang saya yang lain (perabot, peralatan rumah tangga, peralatan dapur, dll.) sesuai kebijaksanaan kamu.

5. Tolong kremasi tubuh saya atau apa pun yang tersisa setelah kemungkinan donor organ di sini di Bali. Saya ingin abu saya ditebarkan di laut. Saya telah meninggalkan 60 juta rupiah untuk kremasi. Saya yakin jumlah itu cukup. Tidak perlu upacara, lakukan dengan cepat dan tenang. Pakaian untuk prosedur jika diperlukan ada di atas tempat tidur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

6. Tolong beri tahu saudara saya, T.G..

Terima kasih. Saya minta maaf atas semua kesulitan yang telah saya timbulkan. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
Takut Maling Beraksi saat Lebaran, Ketua RT di Jakarta Utara Ini Rela Tak Mudik Demi Keamanan Lingkungannya

Takut Maling Beraksi saat Lebaran, Ketua RT di Jakarta Utara Ini Rela Tak Mudik Demi Keamanan Lingkungannya

Sebuah dedikasi luar biasa ditunjukkan oleh Sya Bani, Ketua RT 004/RW 001, Pademangan Timur, Jakarta Utara.
Dedi Mulyadi Tegas Larang Warga Minta Uang di Jalur Longsor Sumedang, Siapkan Bantuan Rp10 Juta

Dedi Mulyadi Tegas Larang Warga Minta Uang di Jalur Longsor Sumedang, Siapkan Bantuan Rp10 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi larang warga minta uang di jalur longsor Sumedang dan siapkan bantuan Rp10 juta. Ia ingin warga tetap bekerja tanpa meminta sumbangan.
Viral Jalur Pantura Banjir, Kendaraan Motor dan Mobil Tidak Bisa Melintas

Viral Jalur Pantura Banjir, Kendaraan Motor dan Mobil Tidak Bisa Melintas

Viral jalur pantura banjir. Videonya bikin heboh karena ketinggian air buat motor dan mobil sulit melintas
Siapa Pengganti Dean James usai Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026? Ini Kata PSSI

Siapa Pengganti Dean James usai Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026? Ini Kata PSSI

PSSI angkat bicara soal potensi pemain pengganti Dean James yang dicoret dari skuad final Timnas Indonesia pilihan John Herdman untuk ajang FIFA Series 2026
Aksi Berkelas Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Hadapi Blunder di Laga Sassuolo

Aksi Berkelas Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Hadapi Blunder di Laga Sassuolo

Jay Idzes menunjukkan sikap profesional saat menghadapi blunder dalam laga Sassuolo vs Juventus, dengan berani membuka diri untuk dikritik usai kekalahan tim.

Trending

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Dean James dikonfirmasi batal memperkuat Timnas Indonesia untuk melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Media Belanda ini pun bongkar alasannya.
Siapa Pengganti Dean James usai Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026? Ini Kata PSSI

Siapa Pengganti Dean James usai Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026? Ini Kata PSSI

PSSI angkat bicara soal potensi pemain pengganti Dean James yang dicoret dari skuad final Timnas Indonesia pilihan John Herdman untuk ajang FIFA Series 2026
Aksi Berkelas Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Hadapi Blunder di Laga Sassuolo

Aksi Berkelas Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Hadapi Blunder di Laga Sassuolo

Jay Idzes menunjukkan sikap profesional saat menghadapi blunder dalam laga Sassuolo vs Juventus, dengan berani membuka diri untuk dikritik usai kekalahan tim.
Takut Maling Beraksi saat Lebaran, Ketua RT di Jakarta Utara Ini Rela Tak Mudik Demi Keamanan Lingkungannya

Takut Maling Beraksi saat Lebaran, Ketua RT di Jakarta Utara Ini Rela Tak Mudik Demi Keamanan Lingkungannya

Sebuah dedikasi luar biasa ditunjukkan oleh Sya Bani, Ketua RT 004/RW 001, Pademangan Timur, Jakarta Utara.
Viral Jalur Pantura Banjir, Kendaraan Motor dan Mobil Tidak Bisa Melintas

Viral Jalur Pantura Banjir, Kendaraan Motor dan Mobil Tidak Bisa Melintas

Viral jalur pantura banjir. Videonya bikin heboh karena ketinggian air buat motor dan mobil sulit melintas
Dedi Mulyadi Tegas Larang Warga Minta Uang di Jalur Longsor Sumedang, Siapkan Bantuan Rp10 Juta

Dedi Mulyadi Tegas Larang Warga Minta Uang di Jalur Longsor Sumedang, Siapkan Bantuan Rp10 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi larang warga minta uang di jalur longsor Sumedang dan siapkan bantuan Rp10 juta. Ia ingin warga tetap bekerja tanpa meminta sumbangan.
Ipswich Town Beri Sorotan Penuh untuk Elkan Baggott yang Kembali Dipanggil Timnas Indonesia

Ipswich Town Beri Sorotan Penuh untuk Elkan Baggott yang Kembali Dipanggil Timnas Indonesia

Bek jangkung Elkan Baggott dipastikan kembali memperkuat Timnas Indonesia setelah sempat absen, dan akan tampil di ajang FIFA Series. Ipswich Town akui kaget.
Selengkapnya

Viral