GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Fahmi Lulusan Peternakan IPB, Zookeeper Ragunan yang Bongkar Rahasia agar Tak Dicakar Harimau

Seorang pria bernama Fahmi (30) menceritakan proses pendekatan saat menjadi zookeper harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan.
Kamis, 1 Januari 2026 - 16:59 WIB
Fahmi (30), Zookeeper Taman Margasatwa Ragunan.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pria bernama Fahmi (30) menceritakan proses pendekatan saat menjadi zookeper harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan.

Pria lulusan D3 Peternakan IPB ini mengungkapkan bahwa dirinya telah bekerja selama tiga tahun di Ragunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Background pendidikannya D3 Peternakan IPB. Total kerja di Ragunan kurang lebih 3 tahun,” kata Fahmi, di Ragunan, Kamis (1/1).

Sementara itu, Fahmi mengaku bahwa sebelum menjadi zookeeper harimau, dirinya juga pernah menjadi zookeeper rusa. 

Namun, Fahmi menuturkan, dalam perawatan terhadap satwa Herbivora dan Karnivora tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Sebab, setiap hewan itu memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

“Kalau untuk di harimau saya sudah setahun. Sebelumnya di herbivor, di Rusa Timur,” ungkap Fahmi.

“Tantangannya aja sih lebih untuk tantangan itu kita di hewan karnivor lebih ada tantangannya begitu,” jelas Fahmi.

Sementara itu, Fahmi mengungkapkan total jumlah harimau keseluruhan di Ragunan ada 18 ekor, yang terdiri dari 18 ekor Harimau Sumatera, dan 12 ekor Harimau Benggala. Para harimau ini juga memiliki sifat yang berbeda, ada yang suka berendam, berenang dan grooming.

Adapun usia harimau yang termuda, yaitu memiliki nama Rafa, dan harimau yang tertua yakni Sri Deli yang beberapa waktu sempat viral di media sosial.

“Kalau untuk Harimau Sumatera saat ini di sini 20 tahun. Untuk paling muda 11 tahun. Rafa ini yang paling muda. Dia sama Srideli, ada yang waktu itu yang viral,” tegas Fahmi.

Kemudian, Fahmi menyebutkan, harimau yang ditampilkan untuk feeding time yaitu Rafa. Diketahui bahwa dalam satu hari, Rafa dapat menghabiskan daging sebanyak 6 kilogram.

“Kalau untuk pemberian pakan, kita kasih satu ekor itu 5 sampai 6 kilogram. Untuk Harimau Sumatera. Untuk pemberian pakan kita bisa kasih di siang hari atau di sore hari,” tutur Fahmi.

“Kalau untuk hari ini 5 sampai 6 kilogram daging. Daging sapi dan daging ayam segar. Setiap hari 6 kilo,” sambungnya.

Lebih lanjut, Fahmi menceritakan, agar harimau bonding, dirinya harus menganggap seperti anak sendiri, seperti diajak ngobrol.

“Itu makanya untuk kita pendekatan bonding kita panggil namanya, terus kita suapin sambil kita ajak ngobrol. "Gimana kabarnya hari ini?" gitu. "Enak tidurnya, nyenyak kah?" gitu. Iya (kaya ngajak ngobril anak sendiri),” ucap Fahmi.

Namun, Fahmi mengungkapkan, dalam pendekatan terhadap harimau ini, dirinya juga harus memiliki kehati-hatian. Karena menurutnya bagaimana pun juga, harimau merupakan hewas buas.  

“Kalau untuk tantangannya sih sendiri itu kita harus lebih hati-hati ya. Karena yang namanya kita ngerawat hewan buas, jadi balik lagi ke diri kita sendiri untuk tetap waspada gitu,” terang Fahmi.

“(Pengalaman) Kalau untuk dicakar mungkin enggak. Paling dia kalau kita lebih untuk pendekatan sih. Jadi bonding, kalau bisa untuk makan kita suapin gitu. Terus kita ajak ngobrol dia, terus kita bercandain lah gitu,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, agar harimau di Ragunan selalu dalam kondisi sehat, pihak pengelola Ragunan juga memiliki tim medis untuk melakukan perawatan.

“Jadi setiap hari mereka monitoring, ngontrol, kemudian untuk pemberian vitamin itu seminggu sekali, terus kemudian pengecekan kesehatan sebulan sekali, medical check up kita setahun sekali,” ucap Fahmi. (ars/dpi)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Momen peringatan Hari Jadi ke-271 DIY serta Hari Bakti Rimbawan ke-43, Alumni Angkatan 1996 Fakultas Kehutanan UGM menggelar "Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026"

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral