GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polri Tangani 325 Ribu Kasus Sepanjang 2025, Penyelesaian Capai 76 Persen

Kepolisian Republik Indonesia mencatat ratusan ribu kasus kejahatan sepanjang tahun 2025.
Selasa, 30 Desember 2025 - 14:44 WIB
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Syahardiantono
Sumber :
  • Rika Pangesti-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Kepolisian Republik Indonesia mencatat ratusan ribu kasus kejahatan sepanjang tahun 2025.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Syahardiantono mengatakan sepanjang tahun 2025 Bareskrim dan jajaran menangani total 325.345 perkara pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bareskrim dan jajaran selama tahun 2025 crime total selama satu tahun 325.345 kasus dan penyelesaian 248.076 kasus, crime clearance rata-rata 76,22 persen,” ungkap Syahardiantono saat Refleksi Akhir Tahun di Mabes Polri, Selasa (30/12/2025).

Secara khusus, di tingkat Bareskrim Polri, tingkat penyelesaian perkara bahkan lebih tinggi.

“Sementara untuk Bareskrim sendiri dan jajaran selama tahun 2025 crime total 850, crime clearance 803, sehingga penyelesaian kalau dipersentase 94 persen,” katanya.

Syahardiantono juga mengapresiasi tiga Polda dengan kinerja penyelesaian perkara tertinggi sepanjang 2025.

“Kami ucapkan terima kasih kepada tiga Polda tertinggi dalam penyelesaian kasus, yaitu Polda Jatim ada 119 persen, Polda Kalteng 109,89 persen dan Polda Papua ada 109,71 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan angka di atas 100 persen terjadi karena Polda tidak hanya menyelesaikan kasus baru, tetapi juga perkara tunggakan dari tahun sebelumnya.

Jika dilihat berdasarkan jenis kejahatan, tingkat penyelesaian perkara relatif merata.

“Kejahatan konvensional penyelesaian perkaranya 76 persen, kejahatan transnasional 76 persen, kejahatan terhadap kekayaan negara 76 persen dan kejahatan terimplikasi konvergensi hampir ada penyelesaian perkara hampir 96 persen,” beber Syahardiantono.

Dalam program Asta Cita, Polri menetapkan empat kejahatan sebagai prioritas penegakan hukum. Salah satunya adalah judi online.

“Selama satu tahun kita bisa mengungkap 665 kasus dengan 741 tersangka serta penyitaan uang aset mencapai sekitar 1,5 triliun,” ujarnya.

Selain penindakan, Polri juga melakukan pencegahan.

“Kami melakukan pemblokiran terhadap 231.517 situs konten judi online serta melaksanakan 1.764 kegiatan preventif,” kata Syahardiantono.

Syahardiantono menuturkan prioritas berikutnya adalah tindak pidana narkoba.

Menurutnya, pengungkapan kasus narkoba sepanjang 2025 mengalami peningkatan signifikan.

“Selama tahun 2025 telah kita ungkap 64.046 tersangka dengan barang bukti total selama tahun 2025 ada 590 ton dengan nilai berkisar 41 triliun,” ujarnya.

Ia menambahkan pendekatan keadilan restoratif juga meningkat.

“Upaya restoratif tindak pidana narkoba mencapai 13.880 kasus,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk tindak pidana penyelundupan, Bareskrim mencatat ratusan kasus berhasil diungkap.

“Kami telah menangani 200 kasus dengan 247 tersangka dengan nilai barang sekitar 30 miliar,” ujar Syahardiantono.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral