News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Swasembada Gula Putih 2026 Dikejar, Mentan Siapkan 100 Ribu Hektare Tebu

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan Indonesia dapat mencapai swasembada gula putih (white sugar) pada tahun 2026. Target ambisius ini didasarkan pada rencana ekspansi lahan tebu nasional hingga 100.000 hektare, dengan 70 persen di antaranya berada di Jawa Timur.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 23 Desember 2025 - 19:44 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan Indonesia dapat mencapai swasembada gula putih (white sugar) pada tahun 2026. Target ambisius ini didasarkan pada rencana ekspansi lahan tebu nasional hingga 100.000 hektare, dengan 70 persen di antaranya berada di Jawa Timur.

“Insyaallah tahun depan tidak akan impor white sugar, karena 70 persen kebun tebu ada di Jawa Timur,” ujar Amran usai rapat koordinasi percepatan hilirisasi perkebunan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (23/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amran menyebut Jawa Timur merupakan produsen tebu terbesar di Indonesia, disusul oleh daerah lain seperti Lampung, Sulawesi Selatan, Sumatra Utara, dan Jawa Tengah. Pemerintah juga tengah membangun produksi grand parent stock pertama milik negara di Jawa Timur sebagai bagian dari penguatan hulu industri gula nasional.

Untuk mendukung target tersebut, Kementerian Pertanian telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,6 triliun. Pemerintah juga menggandeng TNI, Polri, dan Kejaksaan dalam pengamanan dan percepatan realisasi lahan tebu.

“Kita butuh 35.000 hektare, tapi cadangan tadi ada 68.000 hektare. Insyaallah ini kita kerjakan sekarang, dilanjutkan Januari sampai Maret, targetnya selesai,” jelas Amran.

Saat ini, produksi gula nasional telah mencapai 2,68 juta ton. Dengan perluasan lahan dan penguatan produksi, Amran optimistis angka tersebut bisa menembus 3 juta ton pada 2026, sehingga Indonesia tidak lagi perlu mengimpor gula putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Insyaallah kalau itu jadi kenyataan, tahun depan setop impor gula putih,” tegasnya.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta mendorong hilirisasi komoditas perkebunan strategis. (zaz/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT