GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Festival Desa ke-5: Tegaskan Politik Kebudayaan PDIP Berpijak pada Desa

Di tengah krisis ekologis dan sosial yang masih melanda berbagai wilayah Indonesia, desa kembali ditegaskan sebagai fondasi kehidupan bangsa dan ruang pertama
Selasa, 23 Desember 2025 - 17:18 WIB
Festival Desa ke-5: Tegaskan Politik Kebudayaan PDIP Berpijak pada Desa
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah krisis ekologis dan sosial yang masih melanda berbagai wilayah Indonesia, desa kembali ditegaskan sebagai fondasi kehidupan bangsa dan ruang pertama tempat nilai-nilai kebudayaan dijaga. 

Penegasan tersebut mengemuka dalam malam puncak sekaligus awarding Festival Desa ke-5 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan di Aula DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin, (22/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Festival Desa ke-5 Tahun 2025 mengusung tema ’Di Atas Tanah Kita Berdiri, Dari Desa Kita Mengakar’, yang menempatkan desa dan tanah sebagai ruang hidup, bukan sekadar objek pembangunan. 

Tema ini hadir di tengah meningkatnya bencana banjir dan longsor di berbagai wilayah Indonesia, yang menunjukkan rapuhnya relasi antara manusia, alam, dan tata kehidupan sosial.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Kebudayaan, Rano Karno, menegaskan bahwa Festival Desa lahir dari kegelisahan ideologis yang telah dirasakan sejak lima tahun lalu.

“Hari ini adalah Festival Desa ke-5. Pada waktu itu kita tidak tahu kenapa tema desa yang kita pilih, tapi yang pasti saya takut dari peserta yang ikut tahun ini, desanya sudah hilang,” ujar Rano Karno dikutip pada Selasa, (23/12/2025).

“Ternyata kegelisahan ini sudah lima tahun yang lalu. Kita harus memberikan Pancasila di desa, kita harus mengisi Pancasila di desa,” lanjutnya.

Ia menekankan bahwa kerja Badan Kebudayaan Nasional PDI Perjuangan tidak dilandasi kepentingan politik praktis, melainkan berangkat dari prinsip Trisakti.

Ketua Panitia Festival Desa ke-5, Ibrahim Rusli Junior, menambahkan, Festival Desa tidak dimaksudkan sebagai perayaan seremonial, melainkan sebagai sikap kebudayaan terhadap arah pembangunan.

“Festival ini menegaskan sikap kita: bahwa apabila nilai ekonomis yang dikejar tidak sebanding dengan kerugian ekologis yang ditimbulkan, maka kebijakan itu adalah pengkhianatan terhadap masa depan,” ujar Ibrahim.

Festival Desa ke-5 diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, yang mengirimkan karya berupa video dan puisi. 

Karya-karya tersebut dipandang sebagai kesaksian atas ruang hidup desa, sekaligus pernyataan sikap masyarakat terhadap relasi manusia, alam, dan lingkungan hidupnya.
 
“Tidak ada tujuan politik di Badan Kebudayaan Nasional ini. Ini adalah Trisakti, berkepribadian dalam kebudayaan itu intinya sesungguhnya. Kita menjaga bumi pertiwi, dan memang ibu kita sedang sakit,” beber Rano Karno.

Dalam kesempatan yang sama, Rano Karno juga menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif Badan Kebudayaan Nasional PDI Perjuangan sejak badan tersebut dibentuk.

“Sejak kita diberikan kepercayaan oleh DPP membentuk badan ini, susah payah kita mencari bentuk, mencari badan, mencari apa yang harus kita lakukan, sehingga lahirlah beberapa program BKN,” ujarnya.

“Kami DPP mengucapkan terima kasih atas jerih payah semua anak-anak dari BKN," jelasnya.

Festival Desa ke-5 Tahun 2025 menegaskan bahwa kebudayaan, bagi PDI Perjuangan, bukan sekadar ruang ekspresi, melainkan jalan perjuangan untuk menjaga kehidupan. 

Dari desa, nilai-nilai Pancasila terus dihidupkan dalam praktik, bukan sekadar wacana, sebagai fondasi keberlanjutan Indonesia ke depan.

Sebagai penutup rangkaian acara, awarding Festival Desa ke-5 Tahun 2025 juga menjadi penanda serah terima kepemimpinan Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan, dari Aria Bima selaku Ketua BKN periode 2020–2025 kepada Elfonda ’Once’ Mekel sebagai Ketua BKN periode 2025–2030. 

Momentum ini dimaknai sebagai kesinambungan kerja politik kebudayaan PDI Perjuangan -bahwa merawat kebudayaan bukanlah kerja satu periode, melainkan perjuangan panjang yang berpijak pada desa, tanah, dan nilai-nilai rakyat sebagai sumber kekuatan ideologis bangsa.

Dalam pidato pamitnya sebagai Ketua BKN PDI Perjuangan periode 2020–2025, Aria Bima menegaskan bahwa kerja kebudayaan tidak dapat dijalankan secara instan.

“Kerja kebudayaan menuntut tempo yang berbeda. Ia memilih berjalan pelan agar akarnya kuat, agar yang tumbuh tidak mudah tumbang oleh perubahan zaman,” kata Aria Bima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Festival Desa ke-5 Tahun 2025 menghasilkan Pemenang Kategori Video Kreatif  untuk karya berjudul ’Jejak di Tanah Warisan’, karya Romy Ardiyanto dari Banyuwangi. 

Sementara Pemenang Kategori Puisi diraih ’Ketika Kalian Ke Tanah Kami’ karya Palka Studio dari Tabanan, Bali. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral