News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Lima Titik Aksi Unjuk Rasa di Jakpus, Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan

Sejumlah personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa yang dilaksanakan oleh sejumlah aliansi di beberapa wilayah Jakarta Pusat.
Selasa, 23 Desember 2025 - 09:14 WIB
Ada Lima Titik Aksi Unjuk Rasa di Jakpus, Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa yang dilaksanakan oleh sejumlah aliansi di beberapa wilayah Jakarta Pusat, pada Selasa (23/2/2025) hari ini.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki mengatakan, ada ribuan personel yang diterjunkan dalam pelayanan aksi unjuk rasa ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Diterjunkan sebanyak 1.132 personel untuk aksi unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat,” ujar Ruslan, kepada wartawan, Selasa (23/12/2025).

Adapun personel gabungan ini diantaranya berasal dari Polri, TNI, adan Pemprov DKI Jakarta. Nantinya para personel akan berjaga di lima titik yang menjadi tempat berlangsungnya aksi unjuk rasa.

Sementara itu Ruslan menerangkan, salah satunya yakni aksi akan berlangsung di Pospol Melbar yaitu aksi unjuk rasa dari Perwakilan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (Perda KSPI DKI Jakarta) dan beberapa elemen massa di wilayah Gambir.

Kemudian aksi unjuk rasa juga akan berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI, yaitu dari Gerakan Suara Keadilan Netizen. Selain itu aksi dari Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Masyarakat Mahasiswa Pemerhati Hukum Indonesia di depan Gedung OJK RI.

Selanjutnya juga akan berlangsung aksi unjuk rasa dari Perwakilan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (Perda KSPI DKI Jakarta) dan Pengamanan Sidang Tindak Pidana Dugaan Penghasutan dalam Aksi Demonstrasi, No Perkara : 742/Pid.Sus-2025/PN JKT, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dan aksi dari Gerakan Suara Keadilan Netizen di Kantor Hukum Elza Syarif, Jakarta Pusat.

Terkait aksi ini, Ruslan mengungkapkan, pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Namun masih bersifat situasional melihat kondisi di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Rekayasa lalin situasional,” tutur Ruslan.

Lebih lanjut, Ruslan mengimbau kepada para peserta aksi agar menyampaikan aspirasi sesuai dengan aturan yang berlaku dan dilakukan secara tertib, tanpa mengganggu aktivitas masyarakat yang lain. (Ars/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral