News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Zulhas Tinjau KNMP Banyutowo, Hasil Laut Ditargetkan Suplai Program Makan Bergizi Gratis

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Banyutowo, Kabupaten Pati, Sabtu (20/12/2025). 
Minggu, 21 Desember 2025 - 12:08 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Banyutowo, Kabupaten Pati, Sabtu (20/12/2025). 

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memetakan potensi perikanan sekaligus menyerap aspirasi nelayan untuk mendorong kawasan pesisir sebagai motor penggerak ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam peninjauan tersebut, Zulkifli Hasan melihat sejumlah fasilitas yang telah rampung dibangun, mulai dari gudang berpendingin, pabrik es, kios nelayan, sentra kuliner, balai nelayan, gapura, hingga jalan lingkungan. Ia berharap, hasil perikanan dari KNMP Banyutowo ke depan dapat menopang Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

KNMP Banyutowo merupakan satu dari 65 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih yang dibangun sepanjang 2025 di 24 provinsi dan dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih. 

Hingga saat ini, progres pembangunan fisik di Banyutowo telah mencapai sekitar 70 persen dan ditargetkan rampung pada 31 Desember 2025, dengan anggaran fisik sekitar Rp10 miliar.

Menko Bidang Pangan mengapresiasi percepatan pembangunan KNMP di Banyutowo dan mendorong agar program serupa diperluas ke kampung-kampung nelayan lainnya pada tahun mendatang. Dalam kesempatan itu, Zulkifli Hasan juga menyerahkan Kartu Pelaku Usaha Bidang Kelautan (KUSUKA) secara simbolis kepada sejumlah nelayan.

Program Kampung Nelayan Merah Putih dirancang sebagai pusat terpadu pendaratan, pengolahan, penyimpanan, hingga pemasaran ikan secara modern. Skema ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan akuatik nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Niat pemerintah tersebut disambut positif oleh para nelayan setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya kira bagus ya ada pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Kami sebagai nelayan senang sekali,” ujar Jamawi, nelayan di Desa Banyutowo.

Kunjungan Menko Bidang Pangan ke KNMP Banyutowo menandai langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis kelautan dan mendorong peningkatan taraf hidup nelayan di kawasan pesisir. (agr/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT