News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Klaim Mobil Eks Menkes Siti Fadilah Supari Dibom, Kemenkes Tegaskan Hoaks

Viral video klaim mobil eks Menkes Siti Fadilah Supari dibom dipastikan hoaks. Kemenkes RI menegaskan kondisi Siti Fadilah sehat dan aman.
Kamis, 18 Desember 2025 - 10:30 WIB
Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari
Sumber :
  • Dok. tvOne/Catatan Demokrasi

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah potongan video yang beredar luas di media sosial menghebohkan publik. Video tersebut menyebutkan mantan Menteri Kesehatan RI, Siti Fadilah Supari, mengalami kecelakaan setelah mobil yang dikendarainya disebut-sebut dibom. Konten ini ramai dibagikan sejak awal pekan Desember 2025 dan memicu kekhawatiran serta spekulasi di kalangan warganet.

Namun, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) memastikan informasi tersebut tidak benar alias hoaks. Pemerintah menegaskan tidak pernah terjadi peristiwa pengeboman atau kecelakaan sebagaimana narasi yang disebarkan dalam video tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klarifikasi Resmi Kementerian Kesehatan

Melalui akun Instagram resminya, Kemenkes RI memberikan klarifikasi tegas terkait isu yang beredar. Dalam unggahan tersebut, Kemenkes menyatakan kondisi Siti Fadilah Supari dalam keadaan sehat dan tidak mengalami insiden apa pun.

“#Healthies, beredar video dan narasi yang menyebut eks Menkes mengalami kecelakaan. Informasi tersebut tidak benar. Pihak keluarga memastikan Ibu Siti Fadilah Supari dalam kondisi sehat,” tulis Kemenkes RI, dikutip Rabu, 17 Desember 2025.

Pernyataan ini sekaligus membantah seluruh klaim dalam video yang menyebut adanya ledakan, kecelakaan, hingga korban jiwa.

Isi Video Viral yang Menyesatkan

Video yang beredar berdurasi sekitar 1 menit 29 detik dan menampilkan tangkapan layar percakapan WhatsApp disertai narasi suara. Dalam video tersebut disebutkan bahwa mobil yang ditumpangi Siti Fadilah Supari mengalami ledakan dahsyat akibat bom saat melintas di Tol Cikampek.

Narasi dalam video bahkan menyebut kendaraan hancur parah, namun mantan Menkes itu diklaim selamat dari kejadian tersebut. Informasi tersebut langsung menyebar cepat di berbagai platform media sosial, termasuk WhatsApp, Instagram, dan X.

Kemenkes menegaskan bahwa seluruh narasi tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan sepenuhnya merupakan informasi palsu.

“Dengan demikian, narasi dalam video terkait mobil dibom, kecelakaan, hingga korban jiwa tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegas Kemenkes.

Terindikasi Menggunakan Audio Buatan AI

Selain bantahan resmi, penelusuran juga dilakukan terhadap konten video tersebut. Hasil pemeriksaan menggunakan situs pendeteksi kecerdasan buatan Hive Moderation menunjukkan bahwa audio narasi dalam video terindikasi merupakan hasil modifikasi AI.

Temuan ini memperkuat kesimpulan bahwa video tersebut tidak hanya hoaks, tetapi juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk memanipulasi informasi agar terlihat meyakinkan.

Fenomena ini menambah daftar panjang penyebaran hoaks berbasis AI yang kian marak, terutama menjelang momen-momen sensitif dan isu publik yang mudah memicu perhatian masyarakat.

Imbauan untuk Masyarakat

Kementerian Kesehatan RI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi. Masyarakat diminta memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi pemerintah atau media kredibel sebelum membagikannya kembali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyebaran hoaks, terutama yang menyangkut tokoh publik dan isu keamanan, berpotensi menimbulkan keresahan dan kepanikan yang tidak perlu.

Dengan klarifikasi ini, Kemenkes memastikan bahwa Siti Fadilah Supari dalam kondisi sehat dan aman, serta tidak pernah mengalami kecelakaan maupun insiden pengeboman seperti yang diklaim dalam video viral tersebut. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral