News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dorong Masyarakat Kelola Sampah Mandiri, Gunungkidul Luncurkan MasGun Maos

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan gerakan MasGun Maos guna mendorong masyarakat mengelola sampah secara mandiri
Selasa, 16 Desember 2025 - 19:49 WIB
Dorong Masyarakat Kelola Sampah Mandiri, Gunungkidul Luncurkan MasGun Maos
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Gunungkidul, tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan gerakan Masyarakat Gunungkidul Mandiri Olah Sampah (MasGun Maos) guna mendorong masyarakat mengelola sampah secara mandiri dimulai dari pemilahan sampah organik di rumah masing-masing.

"MasGun Maos diinisiasi sebagai semangat untuk mengolah sampah organik di rumah masing-masing, dan mendorong masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri, dimulai dari pemilahan sampah organik dan non-organik," beber Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih di sela peluncuran di Gunungkidul, Selasa (16/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gerakan MasGun Maos ini didukung dengan dua surat edaran Bupati Gunung Kidul tahun 2025, dan juga diintegrasikan dengan Gerakan Pengembangan Pangan dan Gizi (Gerbang Pagi), program dari Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul.

"Integrasi ini memungkinkan sampah organik yang diolah menjadi kompos dapat berfungsi sebagai media pendukung kegiatan budidaya pangan keluarga. Selain itu, sisa makanan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, seperti ayam atau bebek," ujarnya.

Oleh karena itu, Bupati Endah menekankan peran vital tim penggerak PKK di semua tingkatan, baik kabupaten, kecamatan dan kelurahan dalam upaya pengurangan sampah sejak dari sumbernya, dan hasil dari pengolahan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul Antonius Hary Sukmono mengatakan, peluncuran gerakan olah sampah mandiri disertai sosialisasi pengolahan sampah organik dengan metode ember tumpuk.

Menurut dia, pengelolaan sampah rumah tangga saat ini masih menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian serius.

"Setiap hari, masyarakat Gunungkidul secara kolektif memproduksi sekitar 380 ton sampah, angka ini didapatkan dari perhitungan bahwa setiap orang menghasilkan rata-rata sekitar 0,49 kilogram sampah per hari," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, dari komposisi sampah harian yang sebanyak 380 ton tersebut, sebesar 47 persen di antaranya adalah sampah organik, khususnya sisa olahan dapur dan sisa makanan.

"Metode pengolahannya sederhana dan aplikatif, yaitu menggunakan ember tumpuk dan jugangan. Jugangan memanfaatkan kearifan lokal di wilayah pedesaan yang memiliki lahan untuk membuat lubang sampah, yang sampahnya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk saat musim tanam," katanya. (ant/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral