News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apresiasi Kinerja Pengawasan Itjen Kementerian Hukum Tahun 2025, Menkum Supratman Soroti Tindak Lanjut Pemeriksaan BPK

Menkum Supratman mengapresiasi tinggi upaya Itjen Kemenkum dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2025.
Selasa, 16 Desember 2025 - 16:31 WIB
Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Agtas.
Sumber :
  • Kementerian Hukum

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Agtas, memberi apresiasi tinggi terhadap Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Hukum atas kinerja optimal.

Salah satu yang menjadi sorotan Supratman adalah upaya Itjen Kemenkum dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apresiasi tersebut disampaikan Menkum saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja dan Refleksi Akhir Tahun Kementerian Hukum Tahun 2025 di Jakarta, Senin (15/12).

Dalam sambutannya, Supratman menilai langkah Itjen dalam merespons rekomendasi hasil pemeriksaan eksternal sudah berjalan sangat efektif dan berharap tren positif ini terus dipertahankan.

“Kepada Pak Irjen, terima kasih. Tindak lanjut dari Inspektorat Jenderal terhadap temuan-temuan sudah berjalan dengan sangat luar biasa. Jika ini dapat terus dilakukan, maka seluruh tindak lanjut dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Supratman, dikutip Selasa (16/12/2025).

Berdasarkan rekapitulasi data tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI periode 2006 hingga Desember 2025, tercatat sebanyak 1.106 rekomendasi. Dari jumlah tersebut, Itjen Kemenkum berhasil menyelesaikan 998 rekomendasi dengan status "Sesuai Rekomendasi". Sementara itu, 31 rekomendasi masih dalam proses reviu BPK, dan 77 lainnya berstatus belum sesuai rekomendasi.

Tak hanya fokus pada temuan eksternal, Itjen Kementerian Hukum juga berkomitmen mempercepat penyelesaian tindak lanjut temuan internal bersama seluruh Satuan Kerja. Hingga 10 Desember 2025, tercatat ada 534 temuan internal, dengan rincian 234 temuan telah ditindaklanjuti dan 300 temuan masih dalam proses penyelesaian.

Sepanjang satu tahun terakhir, Itjen Kemenkum telah melaksanakan total 389 kegiatan pengawasan untuk mengawal kinerja kementerian. Kegiatan ini meliputi 76 audit, 27 pemeriksaan khusus, 56 evaluasi, 74 reviu, 47 monitoring, serta 109 kegiatan pengawasan lainnya.

Di sisi pelayanan publik, pengelolaan pengaduan masyarakat juga menunjukkan hasil sempurna. Hingga Desember 2025, Kementerian Hukum menerima 48 pengaduan melalui berbagai kanal resmi, dan 100% pengaduan tersebut telah ditindaklanjuti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inspektur Jenderal Kementerian Hukum, Hendro Pandowo, menegaskan bahwa untuk mencapai tujuan organisasi, pengawasan tidak dapat dilakukan secara parsial. Ia menekankan pentingnya kolaborasi di setiap lini.

“Pengawasan tidak bisa lagi dikerjakan sendiri, harus dilakukan pada setiap level organisasi. Solusi utamanya adalah bersinergi agar rekomendasi kita lebih tajam dan implementatif,” tegas Hendro saat memaparkan Rencana Strategis Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum pada Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja dan Refleksi Akhir Tahun 2025.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT