News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Reuni Akbar 212 di Monas, Catat! Ada 17 Kantong Parkir Disediakan

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan, ada 17 kantong parkir yang disediakan untuk kendaraan sepeda motor maupun mobil.
Selasa, 2 Desember 2025 - 12:17 WIB
Massa Reuni 212.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufiq

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak kepolisian bekerja sama dengan berbagai stakeholder, menyediakan sejumlah kantong parkir di berbagai titik untuk para peserta yang hadir dalam acara Reuni Akbar Mujahid 212 Tahun 2025 di Lapangan Silang Monas, Gambir Jakarta Pusat, pada Selasa (2/12/2025) malam.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan, ada 17 kantong parkir yang disediakan untuk kendaraan sepeda motor maupun mobil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada 17 titik lokasi parkir di sekitar lokasi kegiatan Reuni 212 dengan Satuan Ruang Parkir (SRP) sebanyak 10.794 yang terdiri atas 5.401 SRP sepeda motor dan 5.393 SRP mobil,” kata Susatyo, kepada wartawan, Selasa (2/12/2025).

Adapun sebaran lokasinya di antaranya;

  • Pelataran Parkir IRTI Monas
  • Stasiun Gambir
  • Wisma Antara
  • Menara Dana Reksa
  • Kementerian BUMN
  • Gedung Telkom STO Gambir
  • Perpustakaan Nasional
  • Lemhanas
  • Kantor Indosat Ooredoo
  • Galeri Nasional
  • TPE Sabang
  • Gedung Sarinah
  • Gedung Djakarta Theater
  • Gedung Jaya
  • Wahud Hasyim
  • Plaza Indonesia
  • Grand Indonesia


Terpisah, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan, ribuan personel polisi lalu lintas, dalam kegiatan ini akan ditempatkan di 67 titik, termasuk antisipasi di ring 1, ring 2, ring 3.

“1.214 personil kita sudah siapkan. Ini untuk mengantisipasi lintasan-lintasan mereka datang dari luar kota, kemudian juga masuk ke wilayah Jakarta, ada sebanyak 67 titik dari ring 1, ring 2, ring 3 yang kita antisipasi, termasuk simpang-simpang yang memang cukup krodit seperti Harmony, kemudian Tunggu Tani, kemudian juga Sarina yang ini nantinya akan, mungkin akan terdampak,” kata Komarudin, kepada wartawan, Senin (1/12/2025).

Lebih lanjut Komarudin menyebutkan, pihaknya juga telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Namun hal ini masih bersifat situasional, melihat kondisi di lapangan.

Adapun jika nantinya hasil pantauan di lapangan masih bisa dilintasi, pihaknya akan tetap membuka jalur untuk aktivitas masyarakat.

 

“Untuk itu kami telah menyiapkan beberapa rekayasa arus lalu lintas, dimana diprediksi ataupun dimungkinkan pada saat pelaksanaan, ya kalau di jadwal itu sore, mulai dari sore, dimungkinkan itu ruas jalan Merdeka Barat, Timur, Utara, Selatan akan terjadi kepadatan,” jelas Komarudin.

“Sementara untuk pengalihan, kembali kita melakukan situasional. Sekiranya memang nanti diprediksi masih ada lintasan-lintasan ataupun mobilisasi masa yang cukup besar, kita akan melakukan pengalihan lebih awal,” sambungnya.

Selain itu, Komarudin menerangkan dalam kegiatan ini pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk masyarakat yang menghadiri acara tersebut.

“Selain juga kantong parkir yang terbatas, kami hanya menyiapkan ataupun mengantisipasi beberapa kantong parkir, diantaranya untuk peserta yang menggunakan bus, nanti akan kami arahkan setelah drop-off, kami akan mengarahkan ke ruas jalan Benyamin Sueb, kemudian untuk peserta yang menggunakan kendaraan pribadi bisa menggunakan parkir IRTI, parkir Masjid Istiqlal, kemudian juga pertamina itu bisa digunakan,” ungkap Komarudin.

Sementara itu, Komarudin mengimbau kepada peserta reuni 212, untuk menggunakan transportasi publik ataupun umum. Selain itu masyarakat Jakarta juga diimbau untuk menghindari ruas jalan tersebut, untuk meminimalisir terjadinya kepadatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini juga mengingat aktivitas Jakarta yang cukup padat, sehingga kita bisa mengantisipasi keterbatasan kantong parkir yang ada, dan juga sirkulasi aktivitas masyarakat yang jamnya memang bersama dengan pulang waktu kerja,” jelas Komarudin.

“Kami berharap nanti para peserta untuk bisa juga ikut mematuhi petunjuk yang diberikan oleh tugas kami di lapangan, agar seluruh aktivitas Jakarta bisa tetap berjalan, walaupun ada pengarahan massa yang cukup besar,” lanjutnya. (Ars/nba)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT