News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Purbaya Akui Dirinya Setingkat dengan Abu Nawas: Itulah Pendosanya

Baru-baru ini mencuat soal pengakuan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait dirinya setingkat dengan Abu Nawas. Sebelum mengakui hal tersebut,
Senin, 1 Desember 2025 - 20:22 WIB
Menkeu Purbaya Akui Dirinya Setingkat dengan Abu Nawas: Itulah Pendosanya
Sumber :
  • tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini mencuat soal pengakuan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait dirinya setingkat dengan Abu Nawas. Sebelum mengakui hal tersebut, ia mengatakan dirinya berjanji akan memperbaiki iklim investasi dan persoalan bisnis.

Hal ini Purbaya lakukan demi meningkatkan daya saing Indonesia agar dapat berkompetisi dengan negara tetangga seperti Vietnam, Thailand, Singapura, hingga Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cara yang dilakukan Purbaya adalah meluncurkan pusat pengaduan bisnis bagi para pengusaha. Bendahara Negara meminta pengusaha melapor ke dirinya jika mengalami kendala investasi.

Bahkan, ia mengklaim punya pengalaman menyidangkan 600 kasus terkait investasi pada periode 2016-2019.

"Jadi teman-teman nanti kalau ada masalah bisnis, lapor ke tempat saya, nanti saya umumkan besok mungkin lapornya kemana, nanti akan kita bereskan. Kalau ada yang ragu, Purwaya emang tahu hukum apa. Emang dia bisa jadi hakim? Saya sudah menyidangkan mungkin 600 kasus, 600 sidang terus-terusan selama itu, selama 3 tahun itu," jelasnya di dalam Rapimnas Kadin di Park Hyatt Hotel, Jakarta, Senin (1/12/2025).

Menkeu Purbaya bahkan berkelakar kemampuan hakimnya sudah setingkat Abu Nawas. Eks Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu mengklaim bisa menyelesaikan kasus secara cerdik ala Abu Nawas.

"Saya kemampuan hakimnya udah setingkat Abu Nawas. Dulu ada cerita, Abu Nawas disuruh meriksa oleh Raja, ini orang yang mana yang baik, yang mana yang nipu, yang mana yang enggak. Dia panggil, dia ambil kuda kan, kudanya dikasih minyak, terus orang-orang disuruh pegang itu, masukin karung tutup disuruh pegang," ungkap Purbaya.

"Yang bersalah nggak berani megang, yang nggak bersalah dia pegang. Kan habis itu salaman dengan Abu Nawas. Dia tahu yang tangannya basah karena minyak, orangnya jujur, yang tangannya kering, itulah pendosanya," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Menkeu Purbaya juga mengaku pernah melakukan hal serupa saat menjadi Wakil Ketua Debottlenecking di Kemenko Perekonomian, Maritim dan Polhukam. Saat itu ia menyelesaikan 193 kasus yang berhubungan dengan investasi senilai Rp 894 triliun.

"Kalau saya nggak gitu, saya nggak kasih minyak. Tapi dengan jalannya waktu, setiap sidang kan salaman tuh. Mungkin 20 sidang udah tahu siapa yang bersalah, tangannya dingin. Yang nggak bersalah, hangat. Lama-lama kita tahu yang ini salah ini. Saya punya anak buah polisi, oke lu periksa orang itu. Betul, dia yang bersalah. Jadi saya udah setingkat Abu Nawas," jelasnya lagi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 

Trending

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Selengkapnya

Viral