GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Joko Widodo Jadi Ketua Task Force BRIN untuk Bencana Sumatera: Kami Pastikan Seluruh Kemampuan Riset...

Dampak mengerikan dai banjir dan longsor di Sumatera (Aceh, Sumut dan Sumbar) membuat kerusakan alam hingga menelan korban jiwa. Maka dari itu, BRIN akan segera
Senin, 1 Desember 2025 - 16:08 WIB
Banjir dan Longsor di Sumut Diduga Karena Illegal Logging, Ribuan Orang Jadi Korban, Kayu Gelondongan Penuhi Sungai
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dampak mengerikan dai banjir dan longsor di Sumatera (Aceh, Sumut dan Sumbar), membuat kerusakan alam hingga menelan korban jiwa. Maka dari itu, Tim gugus tugas penanggulangan bencana Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebut akan segera menerjunkan tim untuk memberikan berbagai dukungan di beberapa wilayah terdampak.

Bahkan, BRIN akan mengerahkan dukungan secara ilmiah dan teknologi, melalui Task Force Penanggulangan Bencana. Bahkan, tim tersebut akan diketuai oleh Joko Widodo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Joko Widodo yang merupakan peneliti BRIN menjelaskan, bahwa Task Force BRIN telah mengaktifkan sejumlah unit reaksi cepat untuk merespons dampak bencana mulai dari pemetaan berbasis satelit, penyediaan air bersih dan air siap minum, dan tak terkecuali mobilisasi tenaga kesehatan serta dukungan psikosial.

"BRIN hadir dengan pendekatan ilmiah. Kami memastikan seluruh kemampuan riset, teknologi, dan SDM yang dimiliki dapat digunakan secara optimal untuk membantu masyarakat," ungkap Joko Widodo dalam rapat internal, seperti rilis yang dikutip pada Senin (1/12/2025).

Lanjutnya menjelaskan,  tim pemrosesan data satelit BRIN sedari awal kejadian bencana tersebut telah memetakan area banjir dengan cepat menggunakan data radar Sentinel-1 yang mampu menembus awan dan hujan.

Peta tersebut memperlihatkan banjir di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Hasilnya juga sudah disebarkan ke berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga komunitas geospasial.

"Data ini sangat penting untuk memahami sebaran genangan terkini dan mendukung penentuan prioritas penanganan di lapangan," jelas Joko Widodo.

Selain itu, kata dia, BRIN akan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan air bersih dan air minum dalam hal ini. Menurut Joko Widodo, kebutuhan air merupakan hal yang krusial karena ada banyak infrastruktur lokal yang terdampak dan pasokan air kemasan tidak mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kemudian untuk mempercepat distribusi peralatan, Task Force BRIN juga menjajaki dukungan pengiriman melalui jalur udara melalui kerja sama dengan TNI AU. BRIN turut menyiapkan survei lapangan dan operasi drone untuk memetakan situasi wilayah secara langsung, termasuk di area-area yang belum dapat diakses melalui jalur darat.

Sementara di sektor kesehatan, BRIN telah menyiapkan tenaga kesehatan, psikolog, dan ahli kesehatan lingkungan untuk mendukung tanggap darurat. Menurut Joko Widodo, banjir tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada kesehatan serta psikologis warga.

Bahkan ia menekankan semua langkah task force BRIN akan difokuskan pada intervensi realistis, cepat, dan berbasis data. 

Namun, karena wilayah yang terdampak sangat luas, maka BRIN akan menentukan lokasi strategis untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi warga.

Jejak Singkat Joko Widodo

Dilansir dari berbagai sumber, Joko Widodo menempuh sarjana bidang Geografi di Universitas Gadjah Mada (UGM) sejak 1993 hingga 1999. 

Selanjutnya, ia mendapatkan gelar magister di Universitas Indonesia (UI) bidang Ilmu Lingkungan pada 2011.

Disebutkan melalui LinkedIn-nya, ia juga memiliki gelar PhD dari Chiba University, Jepang jurusan Computer Science and Information Processing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebutkan dalam laman resmi BRIN, beberapa bidang keilmuan Joko Widodo di antaranya geografi, synthetic aperture radar, dan sains lingkungan. 

Sementara keahliannya adalah interferometric sythetic aperture radar dan environmental impact assessment. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku dirinya tidak ingin menggelar open house saat Lebaran. Karena, Purbaya memilih berhemat dan menjalani
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Subianto bocorkan alasan utama Republik Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP). Bahkan kata dia, setelah melalui pertimbangan matang
Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Subianto meminta kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus diusut hingga tuntas. Bahkan termasuk siapa aktor intelektual
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 21 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, strategi, dan kondisi keuangan.
DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai
Revolusi AI Agent! Teknologi Baru Ini Bisa Atur Jaringan Bisnis Otomatis Tanpa Ribet, Bikin Bisnis Jalan Otomatis

Revolusi AI Agent! Teknologi Baru Ini Bisa Atur Jaringan Bisnis Otomatis Tanpa Ribet, Bikin Bisnis Jalan Otomatis

AI generasi terbaru sudah mampu mengeksekusi tugas teknis secara otomatis, termasuk dalam pengelolaan jaringan bisnis. Hadirnya AI agent yang mampu bekerja secara mandiri

Trending

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 21 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, strategi, dan kondisi keuangan.
Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat penetapan awal 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tuntas berlangsung di Arab Saudi.
Selengkapnya

Viral