News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir dan Longsor di Sumut Diduga Karena Illegal Logging, Ribuan Orang Jadi Korban, Kayu Gelondongan Penuhi Sungai

Publik menyoroti bencana banjir dan longsor di Sumut. Bahkan, kejadian itu beredar di medisos, dan video amatir memperlihatkan potongan kayu gelondongan penuhi
Sabtu, 29 November 2025 - 17:07 WIB
Banjir dan Longsor di Sumut Diduga Karena Illegal Logging, Ribuan Orang Jadi Korban, Kayu Gelondongan Penuhi Sungai
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan ini, publik menyoroti bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut). Bahkan, kejadian itu beredar di media sosial, dan video amatir memperlihatkan potongan kayu gelondongan penuhi sungai saat insiden banjir dan longsor di Sumut.

Tak sedikit yang menduga bahwa insiden banjir tersebut akibat maraknya illegal logging di Sumut. Karena, Sebagian warga Sumut curigai dengan banyaknya kayu gelondongan berukuran besar yang ikut terseret dalam arus deras banjir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pantauan tvOnenews.com dalam video amatir yang beredar, video-video tersebut memperlihatkan derasnya arus banjir bandang yang menyeret tumpukan kayu gelondongan raksasa di berbagai lokasi bencana di Sumatera Utara.

Potongan kayu berukuran besar terlihat hanyut di sejumlah sungai, seperti di Sungai Aek, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, yang kondisinya meluap hingga menghanyutkan gelondongan kayu berukuran besar. 

Kondisi serupa juga terlihat di aliran Sungai Aek Sihaporas, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, yang turut membawa kayu-kayu besar saat banjir bandang menerjang.

Selain itu, dampak dari banjir ini, rumah ribuan warga rusak dan menelan korban jiwa. Bahkan, Jembatan Anggoli yang berada di perbatasan Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan mengalami dampak serius. 

Tumpukan kayu tersebut memenuhi badan sungai hingga menutup aliran air, serta merusak rumah warga yang berada di sekitar bantaran sungai.

Temuan kayu gelondongan ini sontak memicu beragam komentar warganet, yang menuding praktik illegal logging sebagai penyebab utama terganggunya ekosistem hutan di bagian hulu Tapanuli.

Menyikapi hal ini, Sejumlah aktivis lingkungan bahkan mendesak pemerintah daerah setempat untuk segera menindak tegas aktivitas pembalakan liar serta memperketat pengawasan kawasan hutan. 

Banjir bandang yang membawa kayu gelondongan disebutnya sebagai indikator kuat terganggunya ekosistem hutan di bagian hulu Tapanuli.

Dilansir dari berbagai media massa, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan bahwa Pemprov Sumut akan segera mengecek asal-usul kayu gelondongan yang hanyut. Namun Bobby menekankan prioritas utama Pemprov Sumut saat ini adalah mengevakuasi warga terdampak serta percepatan pendistribusian logistik ke korban banjir bandang.

"Makanya mohon ke depannya tolong kepala daerah terkhusus OPD menangani tentang ini lebih aware. Kalau minta masyarakatnya aware, kepala daerahnya dulu aware," ucap Bobby Nasution.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, sampai saat ini ribuan warga di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara masih terdampak banjir dan longsor. 

Tim SAR, BPBD, dan aparat gabungan terus bergerak untuk mengevakuasi korban dan membuka akses jalan yang tertutup material bencana banjir bandang dan longsor dari Sumatera Utara. (aag)       

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta jadi sorotan usai dinonaktifkan Dedi Mulyadi. Ternyata total penghasilan bisa mencapai puluhan juta termasuk tunjangan.
Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Hujan pada musim tak menentu membawa kesejukan dan rahmat. Simak hikmah serta doa yang dianjurkan setelah hujan reda agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT
Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Roberto De Zerbi sebagai pelatih Tottenham Hotspur berakhir mengecewakan setelah timnya kalah 0-1 dari Sunderland pada laga yang digelar di Stadium of Light, Minggu (12/4/2026) malam WIB.

Trending

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades tak terima pungli di sekitar Jembatan Cirahong dihapuskan karena berdampak pada relawan yang bertugas. Begini kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Ida Hamidah, nama yang kini menjadi perbincangan warga Jabar, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, ia sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung yang
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro siap balas dendam demi bisa lolos ke babak grand final.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup seri Solo antara Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri melawan Jakarta Electric PLN.
Selengkapnya

Viral