GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Presiden Prabowo Lihat Insiden Ibu Hamil di Papua Meninggal Usai Ditolak RS

Wamenkes RI Benyamin Paulus Octavianus beberkan reaksi Presiden Prabowo Subianto lihat insiden ibu hamil di Papua meninggat usai ditolak RS.
Selasa, 25 November 2025 - 20:03 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • dok. BPMI Istana Negara

Jakarta, tvOnenews.com -  Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes RI) Benyamin Paulus Octavianus beberkan reaksi Presiden Prabowo Subianto lihat insiden ibu hamil di Papua meninggat usai ditolak rumah sakit (RS). 

Kata beliau, Presiden Prabowo turut menyoroti kasus ibu hamil Irene Sokoy di Papua. Selain itu, ungkapnya, bahwa Presiden Prabowo meminta penjelasan kejadian yang memilukan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, ia katakan, saat ini tim investigasi dari Kemenkes sudah diturunkan untuk menganalisis kejadian di Jayapura, Papua.

"Pak Presiden saja sudah memanggil, tanya, kenapa bisa terjadi? Maka kami melakukan investigasi, dan itu kewajiban Kementerian Kesehatan investigasi," ucapnya saat ditemu awak media di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (25/11/2025).

Bahkan dia menjelaskan, bahwa rata-rata waktu yang dibutuhkan pasien di Pulau Jawa untuk mendapatkan atau mengakses fasilitas kesehatan adalah kurang dari dua jam.

Berbeda halnya dengan Papua, di mana jarak tempuh antardaerah lebih jauh dan memakan waktu lebih lama.

Kondisi ini membuat pasien lebih berisiko mengalami pemburukan.

“Di Papua, baru sekitar 70 persen wilayah yang dapat mengakses fasilitas kesehatan dalam waktu kurang dari dua jam. Sisanya, sekitar 30 persen, membutuhkan waktu lebih dari dua jam. Hal inilah yang meningkatkan risiko kematian pada pasien yang membutuhkan pelayanan cepat,” jelasnya.

Sebelumnya beredar berita terkait pasien yang merupakan warga Kampung Hobong, Distrik Sentani, Jayapura ini meninggal dunia bersama bayi dalam kandungannya karena dugaan penolakan oleh beberapa rumah sakit.

Kasus berawal saat Irene merasakan kontraksi sejak Minggu siang (16/11/2025). Keluarga membawanya dengan speedboat ke RSUD Yowari, Kabupaten Jayapura.

Irene dan keluarganya diduga ditolak oleh empat rumah sakit di Kabupaten dan Kota Jayapura karena tidak ada dokter yang bertugas atau proses rujukan yang lambat.

Irene dan bayinya meninggal dalam perjalanan menuju RSUD Dok II Jayapura setelah bolak-balik mencari penanganan.

Usai viral, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Maryen Braweri, menegaskan, penanganan terhadap pasien almarhumah Irene Sokoy telah dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku sebelum pasien dirujuk. 

Bahkan ia akui, pelayanan dokter spesialis kandungan di RSUD Yowari saat ini hanya ditangani oleh satu dokter.

Sementara, seorang dokter sedang melanjutkan pendidikan dan baru akan kembali bertugas pada 2026.

Pihak RSUD Yowari telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua dan diputuskan ada tim  diterjunkan untuk melakukan investigasi terhadap kasus ini sebelum hasilnya dilaporkan kepada Gubernur Papua.

Sementara, Manajemen RS Dian Harapan (RSDH) Jayapura menegaskan bahwa mereka tidak pernah menolak pasien rujukan dari RSUD Yowari, seperti yang ramai diberitakan di media sosial.

 Sejak awal mereka telah menginformasikan kondisi layanan, termasuk dokter yang tidak tersedia, ruang perawatan yang penuh, serta NICU yang sudah terisi penuh, kepada petugas RSUD Yowari sebelum pasien tiba.

Setelah mendapatkan penjelasan tersebut, pihak keluarga memutuskan melanjutkan rujukan ke rumah sakit lain. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter jaga RSDH kemudian menuliskan keterangan pada surat pengantar ambulans sebelum kembali menangani pasien darurat lainnya.

Manajemen RSDH menegaskan, seluruh prosedur telah dijalankan sesuai standar dan tidak ada unsur penolakan pasien. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Ratchaburi FC sengaja datang H-3 pertandingan ke Bandung sebelum akhirnya melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Adam Alis mengajak empat pemain termahal Persib, Andrew Jung, Layvin Kurzawa, Thom Haye dan Federico Barba untuk membuat konten sahur yang diunggah di TikTok Adam Alis pada Senin (16/2/2026). 
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi curhat kecewa karena anaknya sering ditinggal Wardatina Mawa bekerja hingga tengah malam. Ia berharap bisa membantu mengurus sang anak sementara.

Trending

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT