Terkuak, Ini Isi Chat Bukti Awal Terbongkarnya Kejahatan Ayah Tiri Alvaro Kiano
- tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap bukti awal dugaan kuat bahwa pelaku penculikan disertai pembunuhan terhadap Alvaro Kiano (6), yang hilang sejak Maret 2025, merupakan ayah tiri korban, Alex Iskandar (49).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, awalnya pihak kepolisian melakukan pendalaman terhadap beberapa keterangan saksi-saksi, termasuk menganalisa rekam digital komunikasi, sehingga mengerucut kepada satu orang yang diduga pelaku.
Kemudian dilakukan pecocokan alat bukti. Lalu, didapati informasi dari saksi kunci, terkait adanya dugaan keterkaitan hilangnya ananda AKN, yang teridentifikasi dilakukan oleh AI. Hal itu kembali diperkuat dari adanya percakapan antara terduga pelaku soal cara balas dendam.
“Pendalaman percakapan digital terlapor, ataupun yang terduga pelaku, penyidik menemukan adanya indikasi kuat dorongan emosional pelaku. Dari handphone yang diamankan, terlapor setelah terang-terangan menuliskan kalimat, 'gimana caranya gue balas dendam'. Ini muncul berulang kali di dalam konteks kemarahan, serta rasa sakit hati yang ditujukan ke pihak tertentu,” kata Budi, di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (24/11).
Selanjutnya, hal itu juga diakui oleh pelaku saat dilakukan pemeriksaan. Terduga pelaku memiliki dorongan emosional dan niat untuk melakukan balas dendam.
Dorongan emosional itu membuat pelaku menculik Alvaro Kiano, sampai dengan membawa korban dari salah satu masjid di wilayah Bintaro, kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
“Pada saat korban dibawa, dalam kondisi menangis yang tidak berhenti, sehingga dibekap hingga meninggal dunia. Setelah korban meninggal, pelaku membungkus jenazah dengan tas plastik berwarna hitam, dan membuang di wilayah Tenjo, tepatnya di jembatan Cilalay, pada tanggal 9 Maret 2025 pada malam hari, atau tiga hari setelah diketahui AKN hilang,” ungkap Budi.
Sebelumnya diberitakan, Ibu Alvaro, Arumi menjelaskan detik-detik anaknya dinyatakan hilang. Mulanya, Alvaro izin untuk melaksanakan Salat Maghrib di masjid dekat rumahnya kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
"Iya, jadi kan itu waktu itu bulan puasa ya kak. Biasanya itu setiap menjelang maghrib dia tuh pasti pergi ke masjid dekat rumah. Gak terlalu jauh lah, tapi dia udah keluar dari sore," ujar Arumi kepada wartawan, Kamis, 17 April 2025.
Load more