News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prof Jimly Ungkap “Akar Masalah” Penegakan Hukum RI: Reformasi Polri Harus Dimulai dari Modernisasi Sistem Hukum

Prof Jimly menegaskan reformasi Polri harus dimulai dari modernisasi sistem hukum nasional. Ia buka ruang kritik publik demi perbaikan penegakan hukum Indonesia.
Senin, 24 November 2025 - 19:04 WIB
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie
Sumber :
  • Foe Peace/VIVA

Bogor, tvOnenews.com – Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Prof Jimly Asshiddiqie, menegaskan bahwa agenda reformasi Polri bukan sekadar perbaikan internal kepolisian, melainkan langkah awal modernisasi sistem hukum nasional yang lebih besar. Hal itu ia sampaikan seusai Apel Kasatwil 2025 di Satlat Brimob Cikeas, Kabupaten Bogor, Senin (24/11).

Dalam acara yang dihadiri seluruh pimpinan Polri dari berbagai wilayah tersebut, Prof Jimly mengatakan bahwa Indonesia saat ini berada pada momentum penting untuk membenahi tata kelola negara hukum dari hulu hingga hilir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Inilah momentum awal memperbaiki sistem negara hukum kita, mulai dari pangkal sampai ke ujung,” ujarnya.

Menurut Guru Besar Hukum Tata Negara itu, modernisasi tata kelola penegakan hukum adalah kebutuhan mendesak. Digitalisasi layanan publik, transparansi penanganan perkara, dan pembaruan sistem pengawasan menjadi poin penting yang harus dibangun di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Modernisasi ini harus diberi perhatian sungguh-sungguh,” tegasnya.

Namun, ia menekankan bahwa perbaikan tidak boleh hanya berhenti pada tubuh Polri. Reformasi harus berjalan serentak di seluruh lembaga penegak hukum, termasuk kejaksaan, lembaga pemasyarakatan, hingga sistem peradilan. Tanpa perubahan menyeluruh, kualitas penegakan hukum tidak akan berkembang secara signifikan.

“Ini bukan hanya urusan Polri, tetapi seluruh rantai sistem hukum harus dibangun ulang,” kata Prof Jimly.

Ia juga menegaskan bahwa komisinya membuka ruang selebar-lebarnya bagi masyarakat untuk memberikan kritik dan masukan. Menurutnya, partisipasi publik merupakan komponen utama dalam proses reformasi agar perubahan berjalan transparan dan akuntabel.

“Kami membuka kritik setajam mungkin,” ujarnya.

Prof Jimly menilai keseriusan Polri dalam memperbaiki tata kelola merupakan modal penting dalam mengembalikan kepercayaan publik. Ia menyebut bahwa mandat reformasi Polri berasal langsung dari Presiden dan harus dijalankan dengan pendekatan sistematis, bukan parsial atau sporadis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Reformasi ini mandat langsung dari Presiden. Jadi harus dijalankan secara terukur dan menyeluruh,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Jimly juga mengapresiasi pelaksanaan Apel Kasatwil 2025 yang dinilainya sebagai ruang evaluasi strategis bagi seluruh jajaran kepolisian. Melalui forum ini, setiap satuan wilayah dapat belajar dari praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi wilayah lain.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral