Awas Tertipu, Narkoba Disebut Bikin Kuat Kerja? BNN Bongkar Faktanya
- tvOnenews.com/Sri Cahyani Putri
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat, Sumatera Barat, mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat, khususnya para pekerja lapangan, agar tidak termakan bujuk rayu bandar narkoba.
Isu yang menyebutkan bahwa mengonsumsi narkotika dapat menambah stamina atau tenaga saat bekerja adalah kebohongan besar yang berbahaya.
Kepala BNNK Pasaman Barat, Rangga Noverio, menegaskan bahwa klaim tersebut hanyalah trik para pengedar untuk menjerat korban.
"Itu informasi salah dan menyesatkan karena narkotika itu merusak badan, otak dan mengarah kepada gangguan jiwa. Jika ada menyebutkan bisa menambah tenaga itu sangat salah," tegas Rangga di Simpang Empat, Minggu.
Menurut Rangga, maraknya penyalahgunaan narkoba di wilayah Pasaman Barat salah satunya dipicu oleh narasi sesat tersebut. Para bandar kerap menyasar sektor pekerjaan berat yang mendominasi ekonomi daerah tersebut, seperti perkebunan kelapa sawit, pertambangan, hingga nelayan.
Para pekerja diiming-imingi "doping" palsu agar kuat bekerja keras.
Selain faktor ekonomi dan tipu daya bandar, Rangga juga menyoroti dua faktor lain yang membuat angka kasus narkoba di daerah ini cukup tinggi.
Pertama, faktor demografi. Masyarakat Pasaman Barat sangat heterogen, terdiri dari etnis Minang, Jawa, Mandailing, Nias, dan lainnya.
"Jika suatu daerah yang majemuk maka masyarakatnya akan lebih terbuka akan suatu perkembangan," jelasnya.
Kedua, faktor geografis. Posisi Pasaman Barat yang berbatasan langsung dengan Sumatera Utara—yang dikenal sebagai salah satu jalur peredaran—memudahkan akses masuk barang haram tersebut. Mayoritas tersangka yang ditangkap mengaku mendapatkan pasokan dari provinsi tetangga.
"Tiga hal inilah penyebab Pasaman Barat menjadi daerah yang kasus penyalahgunaan narkoba tinggi di Sumbar," tambah Rangga.
Guna menekan angka penyalahgunaan ini, BNNK Pasaman Barat gencar melakukan sosialisasi, pembentukan relawan anti-narkoba, hingga program ketahanan keluarga di desa-desa (nagari) yang dicanangkan sebagai wilayah Bersih Narkoba (Bersinar).
Sementara untuk aspek penindakan hukum, BNNK Pasaman Barat bersinergi dengan BNN Provinsi Sumatera Barat.
Hasil kolaborasi terbaru di wilayah hukum Pasaman Barat, Agam, dan Pasaman bahkan berhasil mengungkap peredaran ganja dalam jumlah fantastis.
Load more