News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

328 Karya Jurnalistik Bantu Sosialisasikan PP TUNAS, Meutya Hafid Sampaikan Apresiasi

AJK 2025 menerima 328 karya jurnalistik bertema pelindungan anak di ruang digital. Menkomdigi Meutya Hafid apresiasi peran media dalam sosialisasi PP TUNAS.
Kamis, 20 November 2025 - 20:30 WIB
328 Karya Jurnalistik Bantu Sosialisasikan PP TUNAS, Meutya Hafid Sampaikan Apresiasi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Ajang Anugerah Jurnalistik Komdigi (AJK) 2025 mencatatkan antusiasme tinggi dari para pekerja media. Total 328 karya jurnalistik dari 209 jurnalis berpartisipasi, seluruhnya mengangkat isu penting mengenai pelindungan anak di ruang digital.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengapresiasi kontribusi besar para jurnalis dalam membantu menyosialisasikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau dikenal dengan PP TUNAS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Meutya, PP TUNAS merupakan regulasi strategis yang mengatur tata kelola platform digital agar lebih bertanggung jawab dalam melindungi anak dari konten berbahaya, risiko komersial, hingga pemanfaatan data pribadi.

“PP TUNAS adalah isu yang dekat dengan publik dan penting bagi anak-anak kita, namun agak sulit dijelaskan hanya dalam beberapa kalimat. Karena itu, narasi jurnalistik sangat dibutuhkan untuk menggambarkan realita yang terjadi di masyarakat,” ujar Meutya dalam Puncak AJK 2025 di Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Media Berperan Penting dalam Edukasi Publik

Menkomdigi menegaskan bahwa sosialisasi PP TUNAS tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Liputan media dinilai mampu menembus ruang-ruang yang belum terjangkau pemerintah serta memperkuat kesadaran publik mengenai risiko dunia digital terhadap anak.

“Saya ingin berterima kasih kepada para wartawan yang telah menuliskan berita tentang peristiwa yang tidak terjangkau oleh Kemkomdigi,” kata Meutya.

Ia juga menambahkan bahwa antusiasme jurnalis menunjukkan semakin kuatnya kepedulian terhadap keselamatan anak di internet.

“Kita tidak hanya sedang melindungi anak-anak. Kita sedang memotong akses dari industri yang masuk kepada 80 juta anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Meutya memastikan pemerintah tetap terbuka pada kritik, masukan, serta evaluasi dari publik terkait penerapan PP TUNAS agar kebijakan ini dapat berjalan efektif dan berkeadilan.

Penghargaan untuk Lima Kategori Liputan

Anugerah Jurnalistik Komdigi 2025 memberikan apresiasi kepada karya jurnalistik terbaik dalam lima kategori media, yaitu:

1. Liputan Media Online

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

• Pemenang I: Imam Dzulkifli – ritmee.co.id
• Pemenang II: Laras Olivia – riauonline.co.id
• Pemenang III: Irawan Sapto Adhi – kompas.com

2. Liputan Media Cetak

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral