News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Taman Daan Mogot Diduga Jadi Tempat Prostitusi Gay, Pemprov DKI Gerak Cepat Lakukan Pembersihan

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Fajar Sauri gerak cepat menindaklanjuti soal pertamanan di wilayah Daan Mogot, Jakarta Barat, yang meresahkan warga usai diduga menjadi tempat prostitusi sesama jenis.
Jumat, 14 November 2025 - 20:26 WIB
Kondisi Taman Daan Mogot, Jakarta Barat yang diduga jadi tempat prostitusi gay, Jumat (14/11).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Kadistamhut) DKI Jakarta, Fajar Sauri gerak cepat menindaklanjuti soal pertamanan di wilayah Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, yang meresahkan warga usai diduga menjadi tempat prostitusi sesama jenis.

Dirinya mengaku telah memerintahkan Kasudin Pertamanan Jakarta Barat untuk melakukan pengecekan dan pembersihan taman tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sudah perintahkan Kasudin Pertamanan Jakarta Barat untuk mengecek lokasi tersebut dan sedang dilakukan pembersihan di lokasi taman,” kata Fajar, kepada wartawan, Jumat (14/11).

Kemudian, Fajar mengungkapkan, pihaknya juga berencana untuk memasang lampu penerangan di wilayah taman tersebut.  

“Rencananya akan difasilitasi penerangan lampu,” jelas Fajar.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penjagaan di area taman, agar tidak ada penyalahgunaan lokasi.

“Iya (koordinasi dengan Satpol PP untuk menjaga lokasi),” ungkap Fajar.

Sebelumnya diberitakan, warga bernama Jahar (42), yang berprofesi sebagai juru parkir di seberang pertamanan wilayah Daan Mogot itu mengaku resah usai adanya informasi penyalahgunaan taman yang diduga menjadi tempat prostitusi pasangan sesama jenis.

Jahar menerangkan bahwa banyaknya motor yang terparkir di lokasi tersebut, menimbulkan pertanyaan untuk orang yang melintas di jalan tersebut. Sebab, taman itu tepat berada di pinggir jalan.

“Kalau kayak begitu meresahkan lah. Kan karena di pinggir jalan. Pinggir jalan ini banyak motor, jadi orang kan bertanya, "Ini ada apa ini? Ini ada apa nih motor banyak nih?" gitu,” kata Jahar, saat ditemui.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Jahar tidak mengetahui secara jelas aktivitas yang dilakukan oleh orang yang nongkrong di taman tersebut. Hal itu dikarenakan lokasi yang tertutup oleh pepohonan dan kurangnya penerangan di sana.

“Oh, enggak kelihatan (aktivitasnya) Makanya kan di sini juga pun gelap di jalanan. Di pohonan itu gelap, jadi enggak ada lampu. Lampu penerangnya pun enggak langsung ke tembok sana, gitu,” jelas Jahar. (ars/dpi)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral