News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-Fakta Mahasiswi Universitas Pakuan Diduga Sengaja Loncat dari Lantai 3: Jatuh Mengenai Conblock hingga Baru Semester 3

Inilah fakta-fakta mahasiswi Universitas Pakuan diduga sengaja loncat dari lantai 3 di salah satu gedung kampusnya.
Kamis, 13 November 2025 - 12:38 WIB
Mahasiswa Universitas Pakuan terjun dari lantai 3 gedung Kampus
Sumber :
  • Instagram

Jakarta, tvOnenews.com - Inilah fakta-fakta mahasiswi Universitas Pakuan diduga sengaja loncat dari lantai 3 di salah satu gedung kampusnya.

Disclaimer: Bunuh diri bukanlah solusi. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan psikologis dan memiliki pikiran untuk bunuh diri, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Segera hubungi psikolog, psikiater atau layanan bantuan darurat terdekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kronologi Mahasiswi Universitas Pakuan Diduga Sengaja Loncat dari Lantai 3 Versi Kampus

Universitas Pakuan membenarkan insiden mahasiswi berinisial ISN terjatuh dari lantai 3 gedung manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) pada Rabu (12/11/2025).

Mahasiswi Universitas Pakuan yang Diduga Sengaja Loncat dari Lantai 3 Kampus
Mahasiswi Universitas Pakuan yang Diduga Sengaja Loncat dari Lantai 3 Kampus
Sumber :
  • Istimewa

 

Korban merupakan mahasiswi Program Studi Manajemen FEB Semester 3.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan Towaf Totok Irawan mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

"Setelah kejadian, pihak kampus bersama petugas keamanan langsung melakukan tindakan cepat dengan mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis," kata Towaf dalam keterangan resminya.

Kronologi Mahasiswi Universitas Pakuan Diduga Sengaja Loncat dari Lantai 3 Versi Polisi

Kapolsek Bogor Tengah Komisaris Polisi Waluyo menyebut mulanya korban berada di lantai tiga.

Mahasiswa Universitas Pakuan terjun dari lantai 3 gedung Kampus
Mahasiswa Universitas Pakuan terjun dari lantai 3 gedung Kampus
Sumber :
  • Instagram

 

Posisinya tepat di tepi pagar pembatas atau balkon bangunan tersebut.

“Anak tersebut sudah ada di lantai tiga di pinggir pembatas pagar atau balkon. Tiba-tiba tidak lama kemudian terpelanting ke belakang lalu jatuh ke bawah dan mengenai conblock,” ujar Waluyo kepada wartawan, Kamis (13/11/2025).

Pihaknya mengaku baru menerima informasi mengenai insiden tersebut pada sore harinya.

Setelah menerima laporan, tim dari Polsek Bogor Tengah bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Bogor Kota dan Unit INAFIS langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Kita periksa dari waktu kejadian, posisi korban, sampai barang-barang yang ditemukan di lokasi,” kata dia.

Selain itu, Waluyo mengatakan pihaknya juga menelusuri kemungkinan adanya petunjuk dari HP korban termasuk isi pesan dan aktivitas terakhir sebelum kejadian.

Kondisi Korban Saat Ini

Dari hasil pemeriksaan awal di rumah sakit, korban mengalami sejumlah luka serius di bagian kepala dan pinggul.

"Kalau tadi saya lihat, hasil scan menunjukkan luka di pinggul kanan dan dua titik di kepala. Mudah-mudahan bisa terselamatkan,” tutur Waluyo.

Ditemukan Surat Wasiat

Ternyata korban sempat meninggalkan surat permintaan maaf untuk orang tuanya sebelum kejadian.

"Kalau itu diduga mencoba mau bunuh diri karena di situ ada suratnya juga. Mohon maaf mama, papa," ungkapnya.

Dia nekat melakukan hal ini diduga karena tidak sanggup menanggung beban yang dirasakannya.

Waluyo menyebut surat tersebut berisi pesan emosional yang ditujukan kepada orang tua korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam surat itu, kata dia, korban meminta maaf dan seolah mengisyaratkan sudah menyerah dengan tekanan yang dihadapinya.

“Iya permintaan maaf ke orang tua. Dia istilahnya menerima beban yang dia hadapi atau bagaimana," pungkasnya. (Foe Peace Simbolon/VIVA/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral