News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribut-ribut Rumah Tangga di Pesanggrahan Berujung Lapor Polisi, Gegara Bayi Disembunyikan Suami

Keributan rumah tangga yang terjadi di kawasan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, berujung istri membuat laporan polisi.
Rabu, 12 November 2025 - 18:36 WIB
Ilustrasi KDRT
Sumber :
  • freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Keributan rumah tangga yang terjadi di kawasan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, berujung istri membuat laporan polisi.

Seorang perempuan berinisial LI melapor ke Polsek Pesanggrahan karena tidak bisa menemui bayinya yang masih berusia lima bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menduga anaknya disembunyikan oleh keluarga suaminya sendiri.

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam membenarkan laporan tersebut.

“Benar, kami menerima pengaduan dari Ibu LI yang melaporkan tidak bisa menemui anaknya yang diduga disembunyikan oleh keluarga suaminya,” ujar Seala, Rabu (12/11/2025).

Selain itu, Seala mengungkap, dalam laporan itu juga disebutkan terkadang terjadi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Laporan masuk melalui layanan Polri 110 pada Senin malam (10/11/2025) sekitar pukul 22.38 WIB.

Kemudian polisi segera menindaklanjuti dengan mendatangi pelapor di rumahnya di Jalan Madrasah, RT 001 RW 012, Kelurahan Bintaro.

Dari hasil penelusuran polisi, diketahui bayi LI dibawa oleh suaminya berinisial AS, ke rumah orang tuanya tanpa sepengetahuan istri.

Lies meminta agar anaknya dikembalikan karena masih berusia sangat kecil, yakni 5 bulan.

“Setelah kami temui pelapor, benar anaknya yang masih bayi dibawa oleh suaminya ke rumah orang tua suaminya. Pelapor menginginkan anaknya dikembalikan,” jelas Seala.

Setelah dilakukan mediasi, keributan rumah tangga itu akhirnya mereda.

“Permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan setelah kami mempertemukan kedua pihak,” kata Kompol Seala Syah Alam.

Polisi mengingatkan agar konflik rumah tangga tidak berujung pada tindakan kekerasan maupun pelibatan anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami mengimbau masyarakat agar persoalan keluarga diselesaikan secara damai dan tidak menggunakan kekerasan,” tegasnya. (rpi/muu)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT