News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bea Cukai Belanda Pernah Deteksi Paparan Zat Radioaktif di Sepatu Kets Asal Indonesia, Pemerintah Pastikan Sudah Ditangani Sesuai Prosedur

Bea Cukai Belanda pernah temukan paparan radioaktif di sepatu kets asal Indonesia. Pemerintah pastikan semua kasus Cs-137 telah ditangani sesuai prosedur.
Senin, 10 November 2025 - 16:38 WIB
Rapat Komisi VII DPR dengan Dirjen ILMATE dan Satgas Cs-137 di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025)
Sumber :
  • Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkap bahwa Bea Cukai Belanda pernah mendeteksi paparan zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada sejumlah kotak sepatu kets asal Indonesia. Temuan itu terjadi jauh sebelum kasus serupa ditemukan pada produk udang beku pada pertengahan 2025.

Informasi ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jauh sebelum kasus udang, kita sebenarnya sudah menerima laporan dari Bea Cukai Belanda terhadap hasil temuan beberapa kotak berisi sepatu kets,” kata Setia.

Menurut laporan yang diterima, paparan radiasi dari sepatu kets tersebut mencapai 110 nano sievert (nSv) per jam akibat kontaminasi Cs-137. Hasil investigasi lebih lanjut menunjukkan bahwa salah satu kotak sepatu memang mengandung sepasang sepatu dengan tingkat pencemaran sekitar 1,5 kilobecquerel (kBq) Cs-137, dengan aktivitas spesifik mencapai 1,6 becquerel per gram (Bq/gr).

Pabrik Berlokasi di Banten

Setia menjelaskan bahwa pabrik yang memproduksi sepatu tersebut berlokasi di Banten, Jawa Barat, wilayah yang sama dengan kawasan industri tempat ditemukan kasus cemaran radiasi pada produk udang beku beberapa waktu lalu. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah telah menindaklanjuti temuan itu dengan langkah investigasi menyeluruh untuk memastikan sumber dan penyebab terjadinya kontaminasi.

“Kita sudah lakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan tidak ada paparan yang membahayakan pekerja maupun lingkungan sekitar,” jelasnya.

Kronologi Temuan Cs-137 di Produk Indonesia

Sebelumnya, pada 19 Agustus 2025, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat (AS) juga menemukan adanya kontaminasi radioaktif Cs-137 pada produk udang beku asal Indonesia milik PT Bahari Makmur Sejati (BMS) yang berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Banten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai langkah kehati-hatian, pada 2 September 2025, sebanyak 18 kontainer produk udang yang sedang dalam proses pengiriman ke AS dikembalikan ke Indonesia (return on board).

Menindaklanjuti hal tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama instansi terkait segera menetapkan Kawasan Industri Modern Cikande sebagai area kejadian khusus cemaran radiasi Cs-137, dan melakukan langkah mitigasi untuk memastikan keamanan lingkungan dan produk industri di wilayah tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral