News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bantah Dikendalikan Jokowi, Prabowo Sindir Balik Etika Politik Pihak yang Menyebutnya Takut pada Ayah Gibran: Ini Budaya Apa?

Presiden Prabowo menegaskan dirinya tak takut dengan Jokowi dan membantah dikendalikan oleh ayah Gibran Rakabuming Raka tersebut. Sebaliknya, Prabowo justru menyinggung soal etika politik sebagian pihak.
Jumat, 7 November 2025 - 07:18 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat bertemu Joko Widodo (Jokowi).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto buka-bukaan soal hubungannya  dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Prabowo menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati para pemimpin terdahulu, termasuk Jokowi, sekaligus menepis berbagai anggapan yang menyebut dirinya masih berada di bawah kendali Jokowi.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya saat meresmikan Pabrik Petrokimia Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, pada Kamis (6/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan itu, Presiden RI menyoroti munculnya sikap sebagian pihak yang kerap mencari-cari kesalahan pemimpin lama yang tidak lagi menjabat.

"Ini juga kenapa tadi saya ingatkan saya minta pak Jokowi diundang, karena saya lihat kok ada mulai budaya yang tidak baik. Pemimpin dikuyu-kuyu, dicari-cari," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, budaya seperti itu tidak baik bagi bangsa dan harus diubah, sebab menghormati pemimpin terdahulu merupakan bagian dari etika kenegaraan dan nilai luhur yang seharusnya dijaga.

Kemudian, ia menambahkan bahwa ketika seorang pemimpin masih menjabat, banyak yang menyanjung, tetapi setelah tak lagi berkuasa justru dicemooh. Sebagaimana yang terjadi pada ayah Wapres  Gibran Rakabuming Raka, Jokowi.

"Pada saat berkuasa disanjung-sanjung, ini budaya apa? Ini harus kita rubah. Saya bukan, Prabowo takut sama Jokowi prabowo masih dikendalikan sama Jokowi, nggak ada itu," ujarnya.

Menariknya, Prabowo juga menegaskan bahwa dirinya tidak dikendalikan oleh Jokowi dan tidak ada rasa takut terhadap mantan presiden tersebut.

Ia bahkan menyebut hubungannya dengan Jokowi sangat baik dan dilandasi rasa saling menghormati.

"Pak jokowi itu ndak pernah nitip apa-apa sama saya, ya saya harus katakan sebenarnya. Pak prabowo takut sama Pak Jokowi, nggak ada itu. Untuk apa saya takut sama beliau? Aku hopeng sama beliau kok takut, ya kan?," pungkasnya.

Istilah “hopeng” yang disebut Prabowo berasal dari budaya bisnis Tionghoa dan menggambarkan bentuk kemitraan yang erat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konteks tersebut, hopeng bukan sekadar hubungan profesional, melainkan persahabatan yang dibangun atas dasar kepercayaan dan saling mendukung.

Lebih lanjut, Prabowo juga mengapresiasi capaian Jokowi selama menjabat sebagai presiden selama sepuluh tahun. Ia menilai kinerja Jokowi diakui dunia, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral