News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Genangan Air di Ruas Jalan Jakarta Pasca Hujan, Pramono Anung Pastikan Tertangani Cepat Pakai 600 Pompa

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo angkat bicara soal banyaknya genangan air di beberapa ruas jalan wilayah Jakarta, saat memasuki musim hujan.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 13:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo angkat bicara soal banyaknya genangan air di beberapa ruas jalan wilayah Jakarta, saat memasuki musim hujan.

Pramono mengatakan bahwa genangan air pasti ada usai hujan melanda wilayah Jakarta. Namun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dipastikan akan responsif menangani persoalan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi semua genangan di Jakarta ini pasti ada, enggak mungkin hujan terus enggak ada genangan sama sekali. Tetapi Jakarta akan merespons dengan baik dan cepat,” kata Pramono, kepada wartawan, Kamis (30/10/2025).

Kemudian Pramono menegaskan bahwa pihaknya juga telah mengantisipasi terjadinya genangan dengan cara memompa air sebelum hujan.

Selain itu Pramono menyebutkan, Dinas SDA juga telah menyiagakan ratusan pompa di tempat rawan banjir untuk mempercepat penanganan.

“Seperti yang saya janjikan berulang kali, kemarin sebelum hujan, semua air saya minta untuk dipompa. Jadi sumber daya air sekarang ini 600 pompa yang kemarin dipersiapkan dan alhamdulillah kalau dibandingkan dengan daerah-daerah sekitar, Jakarta pasti lebih cepat penanganannya dan kemarin relatif cepat penanganannya,” tutur Pramono.

Sebelumnya diberitakan, Pramono Anung mengungkapkan terdapat tiga hal yang mengakibatkan banjir di wilayah Jakarta. Salah satunya mengenai banjir lokal yang diakibatkan karena aliran sungai tidak berjalan dengan baik.

Hal ini diucapkan dirinya usai menberikan sambutan dalam acara Jakarta Economic Forum (JEF) Tahun 2025 dan Launching ACT JEF 2025: #JagaJakarta, di Plaza Tenggara GBK, Jakarta Pusat, pada Sabtu (25/10/2025). 

“Banjir ini seperti berulang kali saya sampaikan ada tiga, satu banjir lokal karena sungai tidak berjalan dengan baik banyak tersumbat sampah,” kata Pramono, kepada wartawan.

Kemudian untuk mengatasi terjadinya banjir lokal tersebut, Pramono mengungkapkan saat ini pihaknya tengah melakukan pengerukan sampah di sungai sejak beberapa bulan lalu.

“Sekarang 2-3 bulan ini pengerukan kami terus menerus lakukan,” tutur Pramono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu pihaknya juga telah menyiagakan pompa stationer di beberapa tempat rawan banjir, untuk mempermudah penyedotan air.

Sementara itu dengan disiapkannya beberapa langkah untuk mengantisipasi terjadinya banjir, Pramono berharap bencana banjir di Jakarta tak berlangsung lama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral