News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Mahasiswi UNS Penerima KIP-K Dugem Pakai Baju Terbuka, Pihak Kampus Benarkan Keluarganya Tidak Mampu, Langsung Cabut Beasiswa

Viral di media sosial konten yang menunjukkan seorang mahasiswi UNS dinarasikan sedang dugem dan pakaiannya terbuka. Pihak kampus langsung berikan hukuman.
Rabu, 29 Oktober 2025 - 12:11 WIB
Universitas Sebelas Maret Solo (UNS)
Sumber :
  • Tim tvOne/Effendy Rois

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan viral di media sosial soal konten diduga mahasiswi UNS penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang dinarasikan sedang menikmati aktivitas dugem.

Di dalam konten yang viral tersebut, perempuan muda yang disebut sebagai mahasiswi UNS itu mengenakan pakaian terbuka menunjukkan pundaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak perlu waktu lama, konten yang diunggah akun @mediaevent_ tersebut menimbulkan banyak komentar netizen hingga akhirnya viral dan sampai ke pihak UNS.

Namun, kini konten yang viral itu sudah dihapus dari akun tersebut.

Pihak UNS pun akhirnya memberikan keterangan resmi terkait mahasiswinya yang viral gara-gara konten sedang menikmati dugem itu.

Melalui juru bicara UNS, Agus Riewanto, kampus di Jawa Tengah itu membenarkan bahwa mahasiswi yang viral adalah bagian dari kampusnya.

Mahasiswi berinisial TKS itu tercatat mulai berkuliah sejak tahun 2023.

Pihak UNS pun menegaskan bahwa setelah memeriksa lebih lanjut, TKS terbukti melanggar peraturan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan Majelis Kode Etik Mahasiswa (MKEM) maka mahasiswa tersebut dinyatakan telah melakukan tindakan yang melanggar ketentuan atau peraturan yang berlaku di UNS," ungkap Agus, dalam keterangannya, dikutip Rabu (29/10/2025).

Ia menegaskan, mahasiswa UNS tidak boleh melanggar norma hukum, agama, serta kesopanan.

Oleh karena itu, perilaku yang ditunjukkan TKS dinilai telah melanggar norma tersebut sehingga harus diberikan sanksi tegas.

Adapun sanksi yang diberikan pihak kampus yakni mulai dari mencabut KIP-K yang diterima oleh mahasiswi UNS tersebut.

Agus mengungkapkan, pencabutan KIP-K bukan semata-mata karena kondisi ekonomi yang bersangkutan, melainkan bentuk ketegasan untuk memperbaiki perilaku mahasiswa.

Berdasarkan data dari kampus, TKS mendapatkan KIP-K karena memang berasal dari keluarga tidak mampu.

Akan tetapi, keputusan pencabutan KIP-K agar mahasiswa bisa lebih berperilaku sesuai norma etika dan moral kampus.

"Program ini tidak hanya soal kemampuan ekonomi, tapi juga tentang integritas dan tanggung jawab moral," katanya.

Agus menambahkan, UNS tidak hanya mencabut beasiswa TKS tapi juga memberikan sederet hukuman lain.

Hukuman tersebut adalah memberikan surat peringatan pertama yang mewajibkan TKS untuk menjalani program konseling.

Program konseling itu diatur harus dijalain TKS selama enam bulan, Bersama Subdirektorat Layanan Konseling dan Disabilitas Mahasisiwa.

Selanjutnya, mahasiswi UNS itu juga tidak diperbolehkan memperoleh basiswa lainnya selama berkuliah.

Diketahui, dalam konten yang sempat viral itu, terlihat dua foto dengan orang yang sama yaitu TKS.

Bagian kiri foto menunjukkan mahasiswi UNS dengan pakaian tertutup yang sepertinya adalah foto resmi dari kampus.

Sementara di sebelah kanan menunjukkan kontras foto mahasiswi tersebut saat sedang dugem, mengenakan pakaian terbuka bagian pundak berwarna hitam. 

Meski konten tersebut sudah dihapus di unggahan awalnya, namun sudah terlanjur viral dan menjadi perhatian pihak kampus. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT