News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PPM-LVRI Dukung Penuh Kehadiran TNI Amankan Daerah Konflik di Papua

Berto menambahkan bahwa upaya pemerintah melalui TNI dan Polri dengan melakukan pendekatan secara kemanusiaan sudah dilakukan
Minggu, 26 Oktober 2025 - 17:49 WIB
PPM-LVRI Dukung Penuh Kehadiran TNI Amankan Daerah Konflik di Papua
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com - Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM-LVRI) menyatakan sikapnya mendukung penuh kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di daerah rawan konflik di Papua sebagai upaya menciptakan rasa aman dan kondusif bagi masyarakat Papua dalam menjalankan kehidupan keseharian.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PP PPM-LVRI Berto Izaak Doko, S.H. usai melakukan pertemuan terbatas jajaran PP PPM-LVRI dengan Dewan Pertimbangan Pusat (Wantimpus) PPM-LVRI di Jakarta, Minggu, 26 Oktober 2025, menyikapi rekomendasi Komnas HAM yang meminta agar TNI ditarik secara bertahap dari daerah konflik di Papua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebagai bagian dari Keluarga Besar TNI (KBT) dan Polri, PPM-LVRI merasa berkepentingan untuk menyampaikan pandangan dan sikap terhadap pemberitaan yang berkembang tentang rekomendasi Komnas HAM meminta TNI ditarik secara bertahap dari daerah konflik di Papua," kata Berto.

Berto yang juga cucu Pahlawan Nasional asal NTT Izaak Huru Doko ini menilai bahwa adanya perbedaan pandangan antara TNI dengan Komnas HAM dapat dipahami sebagai hal yang wajar mengingat masing-masing memiliki tupoksi yang berbeda, namun harus diikuti dengan penilaian yang lebih objektif.

"Saya rasa dalam membuat sebuah kesimpulan harus lebih komprehensip dengan berbagai sudut pandang, bukan hanya menurut kita sendiri, karena kenyataannya yang terjadi hingga hari ini telah banyak korban, baik dari masyarakat sipil maupun aparat keamanan dari TNI dan Polri akibat penyerangan oleh Kelompok Separatis Teroris (KST) khususnya di daerah konflik di Papua. Pertanyaannya apakah timbulnya korban jiwa masyarakat sipil, TNI dan Polri akibat penyerangan KST bukan pelanggaran hak asasi manusia ?," ujar Berto.

Berto menambahkan bahwa upaya pemerintah melalui TNI dan Polri dengan melakukan pendekatan secara kemanusiaan sudah dilakukan salah satunya yaitu melalui program komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat termasuk tokoh-tokoh adat.

"Kita tidak boleh menutup mata dengan upaya yang telah dilakukan TNI menjalin komunikasi melalui program Komsos bersama masyarakat, kemudian pemberian layanan kesehatan gratis, membantu layanan pendidikan serta penyuluhan pertanian dan perkebunan untuk penguatan ketahanan pangan," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT