News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Anak Terjerat Kasus Narkoba, Polri Ungkap Modus Sindikat Manfaatkan Anak Jadi Kurir

Polri mengungkap fakta mencengangkan di balik operasi pemberantasan narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025.
Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:54 WIB
Ratusan Anak Terjerat Kasus Narkoba, Polri Ungkap Modus Sindikat Manfaatkan Anak Jadi Kurir
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.comPolri mengungkap fakta mencengangkan di balik operasi pemberantasan narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025.

Dari 51.763 tersangka kasus narkoba, ternyata 150 di antaranya adalah anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengungkapkan banyak dari anak-anak itu dijadikan kurir oleh sindikat narkoba.

Para bandar memanfaatkan celah hukum perlindungan anak agar mereka mudah lolos dari jerat pidana berat.

“Kalau anak-anak, kebanyakan perannya pemakai dan kurir. Itu kan pinter orang ya, pakai kurir anak-anak supaya gampang lepas karena pidana anak,” ujar Brigjen Eko di Bareskrim Polri, Rabu (22/10).

Menurutnya, pola ini menunjukkan cara baru jaringan narkoba beroperasi yakni memanfaatkan kerentanan anak di bawah umur sebagai tameng hukum.

Namun Polri tetap menangani kasus anak-anak ini sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan pendekatan diskresi dan rehabilitasi bagi pengguna.

“Terhadap anak, penanganannya sangat khusus. Kita koordinasi dengan unit PPA, PPO, dan lembaga terkait lainnya,” tambah Eko.

Bareskrim Polri mencatat selama 10 bulan terakhir telah mengungkap 38.934 kasus narkoba di seluruh Indonesia.

Selain menindak para pelaku, Polri juga menggandeng berbagai pihak termasuk Kementerian Hukum dan HAM serta Dirjen Pemasyarakatan untuk menekan peredaran narkoba di lapas dan mencegah rekrutmen anak di jaringan peredaran.

*Polri Ungkap Kasus Narkoba Dari Januari - Oktober 2025*

Bareskrim Polri membeberkan hasil besar operasi pemberantasan narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025.

Dalam periode itu, Polri bersama jajaran 34 Polda di seluruh Indonesia mengklaim telah mengungkap 38.934 kasus narkoba dan menangkap 51.763 tersangka, termasuk 157 warga negara asing.

Kabareskrim Polri, Komjen Syahardiantono menyebut capaian itu sebagai hasil sinergi lintas lembaga dalam perang melawan peredaran narkoba.

“Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Ini hasil kerja bersama antara Polri, BNN, Bea Cukai, dan kementerian terkait,” ujar Syahardiantono dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Rabu (22/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari total 51.763 tersangka, 150 di antaranya merupakan anak-anak. Syahardiantono menyebut penanganan terhadap mereka mengikuti mekanisme Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Siapapun yang terlibat, pasti kami tindak tegas. Tapi untuk anak-anak, kami tetap berpedoman pada aturan perlindungan anak,” katanya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.
Pra Penjualan 2025 Tembus 100%, PANI Bukukan Rp4,3 Triliun dari PIK 2

Pra Penjualan 2025 Tembus 100%, PANI Bukukan Rp4,3 Triliun dari PIK 2

PANI berhasil merealisasikan pra penjualan sebesar Rp4,3 triliun atau setara dengan pencapaian 100 persen dari target tahunan pada tahun 2025.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT