News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya 'Semprot' Dedi Mulyadi Usai Ditantang Buktikan Dana Daerah Mengendap: Kalau Mau Periksa, Periksa Saja Sendiri!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pesan menohok untuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi setelah diminta membuktikan dana daerah yang mengendap Rp4,1 T.
Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:26 WIB
Purbaya Semprot Dedi Mulyadi Usai Ditantang Buktikan Dana Daerah Mengendap: Kalau Mau Periksa, Periksa Saja Sendiri!
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi masih saling berdebat terkait data dana daerah yang mengendap.

Purbaya sebelumnya menyoroti soal realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang menurutnya lambat hingga kuartal III-2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebut, alasan realisasi APBD lambat karena adanya uang yang mengendap di sejumlah bank.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • tvOnenews.com

 

Di dalam pemaparan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian Senin (21/10/2025) lalu, disebutkan bahwa ada 15 Pemda dengan jumlah dana daerah tertinggi mengendap di bank.

Di urutan pertama adalah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan uang mengendap Rp14,6 triliun.

Adapun Jawa Barat berada di urutan kelima, dengan nilai dana yang mengendap sebesar Rp4,1 triliun.

Namun, Dedi Mulyadi atau akrab disana Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyebutkan bahwa tidak ada dana hingga Rp4,1 triliun itu.

"Di kasnya tidak ada sertifikat deposito Rp4,1 triliun," kata KDM, dikutip Rabu (22/10/2025).

Dedi Mulyadi mengaku sudah memeriksa adanya dana tersebut di Bank Jawa Barat (BJB). Ia juga mengungkap posisi kas daerah dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Ia menjelaskan, di dalam laporan BPKAD, uang kas yang ada yakni sebesar hampir Rp2,4 triliun.

"Jadi, kalau ada yang menyatakan ada uang Rp4,1 triliun yang tersimpan dalam bentuk deposito, serahin datanya ke saya," katanya lagi.

Menanggapi tantangan dari Dedi Mulyadi itu, Purbaya pun mengatakan bahwa dirinya bukan pegawai Pemda Jabar.

Mestinya, lanjut Purbaya, mantan Bupati Purwakarta itu memeriksanya sendiri dengan tim di lapangan.

"Kalau dia mau periksa, periksa aja sendiri," katanya menambahkan.

Menkeu kemudian menjelaskan bahwa data yang ia dapatkan berasal dari sistem monitoring Bank Indonesia (BI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data tersebut kemudian dilaporkan secara berkala dan terdapat tanda milik siapa saja dana tersebut.

"Di situ ada flag, ada contrengannya nih, punya siapa, punya siapa. Punya pemda depositonya jelasnya apa, giro, dan lain-lain," ujar dia menjelaskan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT