News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Dukung Tim Khusus di Kasus Timothy Anugerah yang Diduga Akhiri Hidup dari Lantai 4, Lingkungan Universitas Udayana Ditelusuri

Timothy Anugerah diketahui sebagai mahasiswa yang berasal dari Universitas Udayana (Unud). Sejauh ini masih didalami pihak Kepolisian.
Selasa, 21 Oktober 2025 - 17:09 WIB
Pemerintah Dukung Tim Khusus di Kasus Timothy Anugerah yang Diduga Akhiri Hidup dari Lantai 4, Lingkungan Universitas Udayana Ditelusuri
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/youtube tvone

Jakarta, tvOnenews.com- Kematian Timothy Anugerah sampai saat ini terus menuai beragam pendapat dan viral. Lantaran diduga korban perundungan atau bullying.

Timothy Anugerah diketahui sebagai mahasiswa yang berasal dari Universitas Udayana (Unud).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi Akui Saksi yang Diperiksa Melihat Timothy Anugerah di Kampus, Sayangnya Sebelum Tiada Hanya Barang-barang Ini yang Ditemukan
Polisi Akui Saksi yang Diperiksa Melihat Timothy Anugerah di Kampus, Sayangnya Sebelum Tiada Hanya Barang-barang Ini yang Ditemukan
Sumber :
  • istimewa/viva.co.id

 

Dia tewas di Lingkungan Kampus. Namun untuk penyebab kematiannya Timothy Anugerah masih belum diketahui secara pasti.

Kabar kematian Timothy Anugerah menjadi perbincangan di tengah publik, karena masih menjadi tanda tanya besar. Hal ini pun mendapat respons dari Pemerintah.

Guna mengetahui kasus kematian Timothy Anugerah yang terjadi di dalam Universitasi Udayana, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi mendukung pihak kampus membentuk Tim Khusus.

Pemerintah Dukung Tim Khusus di Kasus Timothy Anugerah yang Diduga Akhiri Hidup dari Lantai 4, Lingkungan Universitas Udayana Ditelusuri
Pemerintah Dukung Tim Khusus di Kasus Timothy Anugerah yang Diduga Akhiri Hidup dari Lantai 4, Lingkungan Universitas Udayana Ditelusuri
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/youtube tvone

 

Tim khusus yang dibentuk pemerintah ini, bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut. Juga memberikan pendampingan ke pihak keluarga ataupun sasksi lainnya.

"Jadi untuk tim melakukan investigasi, tim untuk memastikan dan melakukan, mengecek apa yang sebenarya terjadi," kata Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto dikutip dari Youtube tvonenews, Selasa (21/10). 

"Kemudian, melakukan pendampingan untuk keluarga maupun pihak lain yang terhubung atas kasus ini. Memastikan kasus ini apakah kondisi kampus dipastikan akankah kondusif agar tidak terjadi kembali," jelasnya.

Atas kejadian ini, pihak Polisi telah memanggil tiga saksi. Dalam keterangannya, benar jika Timothy berada di lantai 4 tetapi tidak diketahui pasti, apakah dia melompat atau terjatuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saksi yang melihat pada saat korban itu ke luar dari lift di lantai empat, ada. Keluar dari lift, datang di lantai empat itu, kemudian berjalan, dan kemudian korban duduk-duduk di lokasi di mana terakhir ditemukan ada tas dan sepatu milik korban," ungkap kata Kapolsek Denpasar Barat Kompol Laksmi Trisnadewi Wieryawan di Denpasar, dikutip dari Antara, Selasa (21/10).

Ketiga saksi yang diperiksa polisi, itu mengaku melihat korban berada di sebuah bangku yang terletak di lantai empat. Namun, karena tidak saling mengenal, buat saksi tidak menghiraukan keberadaan korban.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral