News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Tegas Berantas Kartel dan Mafia Ekonomi, Pemerintah Fokus Bangun Kedaulatan Nasional

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah memberantas kartel dan mafia ekonomi di sektor migas, tambang, dan pangan demi kedaulatan ekonomi bangsa.
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 13:12 WIB
Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan ketegasan dalam memerangi praktik kartel dan mafia ekonomi yang selama ini menguasai sektor-sektor strategis nasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun kedaulatan ekonomi bangsa dan memastikan sumber daya nasional dikelola untuk kepentingan rakyat.

Dalam tahun pertama masa jabatannya, Presiden Prabowo memprioritaskan penertiban praktik ekonomi yang merugikan negara. Pemerintah melakukan pembenahan menyeluruh di sektor minyak dan gas (migas), pertambangan, serta pangan yang selama ini menjadi ladang subur bagi kelompok-kelompok kartel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan tegas ini menunjukkan arah pemerintahan yang berani melawan distorsi ekonomi yang merugikan masyarakat luas. Pemerintah juga memperkuat sistem audit dan pengawasan terhadap rantai pasok energi serta aktivitas pertambangan ilegal untuk menutup celah praktik mafia di lapangan.

Langkah tersebut tidak hanya berdampak pada efisiensi pengelolaan sumber daya nasional, tetapi juga memperbaiki kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah dalam menjaga integritas ekonomi. Berdasarkan laporan Kejaksaan Agung, potensi kerugian negara akibat praktik mafia migas diperkirakan mencapai lebih dari Rp271 triliun per tahun — angka yang kini mulai ditekan berkat intervensi langsung pemerintah.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkeadilan, termasuk penertiban lahan sawit di kawasan hutan lindung dan aktivitas tambang ilegal yang merugikan negara. Pemerintah menegaskan, tidak ada lagi ruang bagi kelompok yang berusaha mengendalikan ekonomi nasional di luar koridor hukum.

Akademisi IAIN Gorontalo, Dr. Sahmin Madina, mengapresiasi kebijakan tersebut sebagai langkah nyata keberpihakan kepada rakyat. 

“Langkah audit besar-besaran di sektor energi dan pertambangan adalah bukti keberanian. Ini tanda bahwa negara tidak lagi tunduk pada kepentingan segelintir kelompok,” ujarnya, Jumat (17/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, keberhasilan pemerintah mulai terlihat melalui stabilisasi harga pangan dan peningkatan pendapatan petani dan nelayan sejak awal 2025.

“Dulu kartel bisa seenaknya memainkan harga, sekarang tidak bisa lagi. Negara hadir kembali untuk melindungi rakyat,” tutupnya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral