GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Tragedi Terjadi, TAS Mahasiswa Unud Sempat Alami Tekanan dan Perundungan

Kisah duka mahasiswa Unud TAS membuka refleksi penting soal empati dan kesehatan mental di lingkungan kampus. Unud beri sanksi tegas pelaku perundungan.
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 09:50 WIB
Ilustrasi perundungan.
Sumber :
  • Istimewa

Disclaimer: Artikel ini ditulis bukan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri, melainkan untuk mendorong kepedulian terhadap kesehatan mental. Jika Anda atau orang di sekitar Anda merasa tidak sanggup menghadapi tekanan hidup, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan profesional.

Denpasar, tvOnenews.com – Suasana duka menyelimuti Universitas Udayana (Unud) Denpasar, Bali, setelah seorang mahasiswa Program Studi Sosiologi semester VII berinisial TAS (22) meninggal dunia pada Rabu, 15 Oktober 2025. Ia diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai empat Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unud.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. TAS ditemukan di depan lobi gedung dan segera dievakuasi ke RSUP Prof IGNG Ngoerah. Pihak rumah sakit, melalui Humas I Dewa Ketut Kresna, menyebut korban tiba pukul 09.44 Wita dan sempat mendapat perawatan intensif. Namun, TAS dinyatakan meninggal dunia pukul 13.03 Wita akibat pendarahan internal dan patah tulang di beberapa bagian tubuh.

Tanda-Tanda Tekanan Mental Sebelum Kejadian

Sejumlah pihak menyebut bahwa TAS mungkin tengah menghadapi tekanan psikis yang berat. Seorang petugas kebersihan di lingkungan kampus, yang enggan disebutkan namanya, mengaku beberapa kali melihat TAS menunjukkan perilaku melukai diri sendiri.

“Pernah saya lihat dia membenturkan kepalanya ke tembok, seperti sedang kesal atau kecewa. Kadang sendirian di tangga gedung,” ujar petugas tersebut dengan nada prihatin.

Keterangan ini turut diperkuat oleh beberapa mahasiswa yang mengenal almarhum, menyebut TAS sempat menunjukkan tanda-tanda stres berat terutama setelah menghadapi tekanan akademik dan sosial. Ada pula kabar bahwa ia pernah mencoba melompat dari gedung sebelumnya, namun berhasil dicegah.

Dugaan Perundungan dan Tindakan Tegas Pihak Kampus

Setelah insiden tersebut, beredar tangkapan layar percakapan grup mahasiswa di media sosial yang berisi komentar tidak pantas terhadap almarhum TAS. Percakapan yang membandingkan korban dengan figur publik menjadi sorotan dan menuai kecaman dari masyarakat luas.

Menanggapi hal ini, pihak Fakultas FISIP Unud langsung menjatuhkan sanksi tegas terhadap mahasiswa yang terlibat dalam perundungan daring tersebut. Dalam sidang organisasi mahasiswa yang dipimpin Wakil Dekan III FISIP, I Made Anom Wiranata, diputuskan adanya pengurangan nilai soft skill selama satu semester serta rekomendasi tidak meluluskan seluruh mata kuliah yang diambil oleh para pelaku pada semester berjalan.

“Langkah ini bersifat pembinaan, bukan pembalasan. Kami ingin menanamkan empati dan tanggung jawab moral kepada mahasiswa,” tegas Anom Wiranata.

Selain itu, para pelaku diwajibkan membuat surat pernyataan dan video permintaan maaf untuk mengembalikan nama baik kampus serta menunjukkan penyesalan mereka.

Ketua Unit Komunikasi Publik Unud, Dr. Ni Nyoman Dewi Pascarani, menjelaskan bahwa percakapan tersebut memang terjadi setelah almarhum meninggal dunia. Namun demikian, tindakan itu tetap dianggap melanggar etika dan nilai kemanusiaan.

Belajar dari Kisah TAS: Pentingnya Kepedulian terhadap Kesehatan Mental

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa dukungan sosial dan kepedulian terhadap teman di sekitar kita sangat penting, terutama bagi mereka yang mungkin sedang menghadapi tekanan emosional. Banyak pihak berharap kampus dan masyarakat luas bisa memperkuat sistem pendampingan psikologis dan menciptakan lingkungan yang aman dari perundungan.

Kisah TAS bukan hanya tentang kehilangan, tapi juga ajakan untuk lebih peduli—mendengarkan tanpa menghakimi, mendampingi tanpa mengecilkan, dan menolong tanpa menunda.

Layanan Darurat dan Konsultasi:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Kementerian Kesehatan RI: Layanan Kesehatan Jiwa di nomor (021) 500-454 atau WhatsApp 0811-3855-454

  • Into The Light Indonesia: Komunitas dukungan untuk individu dengan masalah kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri

  • Kepolisian setempat atau layanan darurat 112 jika terjadi situasi gawat darurat

Anda tidak sendirian. Mencari bantuan adalah langkah berani dan penting untuk menuju pemulihan. Mari kita saling menjaga, karena setiap hidup sangat berharga. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku Penembakan Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air di Papua

Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku Penembakan Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air di Papua

Satgas Damai Cartenz 2026 langsung terjun ke lokasi usai Pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan ditembaki.
Jangan Langsung Berdiri Setelah Shalat, Baca Doa Pelunas Utang ini kalau Mau Rezeki Semakin Lancar

Jangan Langsung Berdiri Setelah Shalat, Baca Doa Pelunas Utang ini kalau Mau Rezeki Semakin Lancar

Sayang untuk melewatkan doa pelunas utang ini. Ustaz Adi Hidayat anjurkan baca setelah shalat
Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Satgas Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.
Melihat ART Menangis Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Kurir Paket, Sara Robert Akui Tersulut Emosi

Melihat ART Menangis Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Kurir Paket, Sara Robert Akui Tersulut Emosi

Beauty influencer Sara Robert Louis menceritakan pengalaman yang dialami Asisten Rumah Tangganya (ART), diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh kurir paket
Resmi! Kurniawan Dwi Yulianto Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17, PSSI Beberkan Skemanya

Resmi! Kurniawan Dwi Yulianto Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17, PSSI Beberkan Skemanya

PSSI akhirnya buka suara soal penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-17.
Sara Robert Sesalkan Tak Ada CCTV di Area Kejadian saat ART Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Kurir Paket

Sara Robert Sesalkan Tak Ada CCTV di Area Kejadian saat ART Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Kurir Paket

Seorang selebgram, Sara Robert Louis membagikan sebuah pengalaman pahit Asisten Rumah Tangganya (ART) yang diduga menjadi korban pelecehan seksual kurir paket

Trending

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Satgas Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.
Jangan Langsung Berdiri Setelah Shalat, Baca Doa Pelunas Utang ini kalau Mau Rezeki Semakin Lancar

Jangan Langsung Berdiri Setelah Shalat, Baca Doa Pelunas Utang ini kalau Mau Rezeki Semakin Lancar

Sayang untuk melewatkan doa pelunas utang ini. Ustaz Adi Hidayat anjurkan baca setelah shalat
Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama baru. Kiper Eropa, Kayne van Oevelen layak masuk radar John Herdman usai tampil impresif di Eredivisie.
Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Seorang janda memuaskan syahwatnya menggunakan alat, apakah diperbolehkan dalam Islam? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Peluang Timnas Indonesia mendapatkan tambahan amunisi muda berbakat kembali terbuka. Wonderkid Arsenal, Demiane Agustien, akhirnya masuk radar John Herdman?
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Menggigil di Puncak

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Menggigil di Puncak

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bojonegoro, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro kuasai puncak.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Masih Jadi Satu-satunya Pemain Indonesia yang Tembus 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Masih Jadi Satu-satunya Pemain Indonesia yang Tembus 10 Besar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bojonegoro, di mana Megawati Hangestri masih jadi satu-satunya pemain Indonesia yang tembus posisi 10 besar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT