GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Ini Peran 9 Pelaku Penyekapan-Penganiayaan Bermodus Jual Mobil Mewah di Pondok Aren

Polda Metro Jaya menetapkan 9 orang tersangka, masing-masing memiliki peran berbeda dalam skenario kejahatan yang melibatkan penyekapan, penyiksaan, hingga dugaan pemerasan dengan kekerasan.
Kamis, 16 Oktober 2025 - 15:11 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi
Sumber :
  • tvOnenews/Rika Pangesti

Jakarta, tvonenews.com - Satu per satu peran para pelaku dalam kasus penyekapan dan penganiayaan yang menimpa empat korban di Jagakarsa, Jakarta Selatan, mulai terkuak.

Teranyar, Polda Metro Jaya menetapkan 9 orang tersangka, masing-masing memiliki peran berbeda dalam skenario kejahatan yang melibatkan penyekapan, penyiksaan, hingga dugaan pemerasan dengan kekerasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan salah satu korban yang berhasil melarikan diri dan membuat laporan ke Polda pada Senin (13/10/2025).

Dari laporan itu, tim Subdit Resmob Ditreskrimum langsung bergerak cepat, mengamankan tiga korban lain yang sempat viral dalam rekaman video penyiksaan.

“Total ada sembilan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Mereka dijerat dengan Pasal 333 KUHP tentang perampasan kemerdekaan dan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, masing-masing ancaman hukuman sembilan tahun penjara,” ujar Brigjen Ade Ary, Kamis (16/10).

Polisi mengurai peran para pelaku yang ternyata bekerja sistematis, mulai dari otak hingga eksekutor.

1. MAM (41) sebagai koordinator lapangan sekaligus otak perencanaan. Ia menyiapkan mobil, menyiksa, sekaligus memeras korban.

2. NN (52) berperan memancing korban melalui modus jual-beli mobil, lalu ikut memeras korban.

3. VS (33) menyuruh merekam video penyiksaan yang viral, menyiksa korban, serta menjaga agar korban tak melarikan diri.

4. HJE (25) menjadi eksekutor, turut memukul dan menyiksa korban di lokasi penyekapan.

5. S (35) eksekutor lain yang ikut menganiaya dan menyediakan rumah untuk menahan korban.

6. APN (25) bertugas merekam seluruh proses penyiksaan, sekaligus membantu membawa korban sejak awal penculikan.

7. Z (34) juga ikut menyiksa korban selama disekap.

8. I (laki-laki) berperan ganda sebagai koordinator lapangan dan eksekutor, juga menyediakan kendaraan yang digunakan menculik korban.

9. MA (39) pemilik rumah penyekapan di kawasan Tangerang tempat korban disekap dan diduga disiksa.

*Modus Jual Mobil Berujung Penyekapan*

Polda mengungkap, peristiwa bermula saat korban dan istrinya hendak membeli mobil dari salah satu pelaku, NN.

Mereka bertemu di sebuah angkringan di Jagakarsa pada Sabtu malam (11/10). Setelah membayar uang muka sebesar Rp49 juta melalui transfer, korban disergap oleh kelompok pelaku.

Para pelaku merampas ponsel dan tas korban sambil berteriak “kooperatif, kooperatif!”, lalu memaksa keempat korban masuk ke mobil.

Mata mereka ditutup kain hitam dan dibawa ke rumah tersangka MA di Tangerang.

“Sesampainya di sana, korban dimasukkan ke kamar lantai dua. Salah satu korban perempuan sempat mendengar suara seperti dicambuk terhadap suaminya,” ungkap Ade Ary.
Keesokan paginya, sekitar pukul 05.00, istri korban berhasil kabur ketika penjaga tertidur. Ia menumpang motor warga lalu naik taksi menuju SPKT Polda Metro Jaya untuk melapor.

Polisi menemukan sejumlah barang mencurigakan di lokasi, antara lain pelat nomor kendaraan palsu, seragam menyerupai aparat, dan airsoft gun.

“Pelat nomor yang ditemukan ternyata palsu. Kepemilikan seragam dan airsoft gun masih dalam pendalaman penyidik,” kata Ade Ary.

Hingga kini, penyidik masih menelusuri motif utama di balik aksi sadis tersebut, termasuk kemungkinan keterkaitan antarpelaku dan korban, serta sumber dana dalam modus jual-beli mobil yang dijadikan umpan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami akan usut tuntas secara profesional dan proporsional. Tim masih bekerja untuk memastikan peran masing-masing tersangka dan motif di baliknya,” tegas Ade Ary.

(rpi/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Dosa Shayne Pattynama, Aksi Emosionalnya di Laga Timnas Indonesia vs Irak

Pengakuan Dosa Shayne Pattynama, Aksi Emosionalnya di Laga Timnas Indonesia vs Irak

Bek Timnas Indonesia Shayne Pattynama akhirnya mengungkap kalimat serta gestur yang membuat wasit asal China Ma Ning, mengganjarnya kartu merah dalam laga vs -
Dua Pria Diringkus Saat Hendak Edarkan Narkoba di ATM Center Jakpus, Ratusan Pil Ekstasi Disita

Dua Pria Diringkus Saat Hendak Edarkan Narkoba di ATM Center Jakpus, Ratusan Pil Ekstasi Disita

Dua orang pria ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melalui Teamsus Subdit 3 dalam kasus peredaran narkotika jenis ekstasi, Senin (16/2/2026).
Berita Foto : Ribuan Jemaah Ikuti Shalat Tarawih Perdana di Masjid Istiqlal

Berita Foto : Ribuan Jemaah Ikuti Shalat Tarawih Perdana di Masjid Istiqlal

Umat Muslim laksanakan shalat tarawih perdana di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (18/2/2026), menyusul penetapan 1 Ramadhan 1447 H yang jatuh pada Kamis (19/2/2026).
Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Inter Milan bakal menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada leg pertama play-off Liga Champions, yang digelar dalam kondisi cuaca dingin ekstrem di Norwegia, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB.
Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Pemain Benfica, Gianluca Prestianni, membantah tuduhan melakukan penghinaan rasial terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, pada laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/2026 di Stadion Da Luz.
Media Belanda Pastikan Persib Selangkah Lagi Dapat Ronald Koeman Jr.

Media Belanda Pastikan Persib Selangkah Lagi Dapat Ronald Koeman Jr.

Kiper SC Telstar Ronald Koeman Jr. dikabarkan tengah menjalani proses negosiasi dengan Persib Bandung jelang bergulirnya Super League 2026/2027. Persib disebut

Trending

Detik-detik Kebakaran Terjadi di Ruang CCTV Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana, 9 Unit Damkar Dikerahkan

Detik-detik Kebakaran Terjadi di Ruang CCTV Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana, 9 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran terjadi di ruang CCTV Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/2/2026) malam. Kebakaran terjadi saat shalat tarawih berlangsung.
Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Inter Milan bakal menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada leg pertama play-off Liga Champions, yang digelar dalam kondisi cuaca dingin ekstrem di Norwegia, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB.
Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Pemain Benfica, Gianluca Prestianni, membantah tuduhan melakukan penghinaan rasial terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, pada laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/2026 di Stadion Da Luz.
Media Belanda Pastikan Persib Selangkah Lagi Dapat Ronald Koeman Jr.

Media Belanda Pastikan Persib Selangkah Lagi Dapat Ronald Koeman Jr.

Kiper SC Telstar Ronald Koeman Jr. dikabarkan tengah menjalani proses negosiasi dengan Persib Bandung jelang bergulirnya Super League 2026/2027. Persib disebut
Setan Dikurung Saat Bulan Ramadhan, Kenapa Manusia Masih Berbuat Dosa? Simak Penjelasannya

Setan Dikurung Saat Bulan Ramadhan, Kenapa Manusia Masih Berbuat Dosa? Simak Penjelasannya

Sebagian umat Islam percaya bahwa saat bulan Ramadhan tiba, setan-setan dibelenggu. Namun, masih banyak orang yang tetap melakukan perbuatan dosa. Kok Bisa?
Profil Wasit Persib Bandung Vs Ratchaburi FC Majed Mohammed Alshamrani, Pengandil yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade

Profil Wasit Persib Bandung Vs Ratchaburi FC Majed Mohammed Alshamrani, Pengandil yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade

Majed Mohammed Al-Shamrani akan menjadi pengandil di laga penentu Persib melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026). 
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT